Never click suspicious links
Reminder: Wattpad will never ask for passwords, payment information, or other sensitive account security details.
TRIANGLE
  • WpView
    Reads 33
  • WpVote
    Votes 0
  • WpPart
    Parts 2
WpMetadataReadComplete Mon, Sep 14, 2020
"Ay!" Sebuah panggilan akrab itu membuat Aileen menoleh ke sumber suara, menarik senyum hingga matanya berbentuk bulan sabit, mengabaikan hidungnya yang sudah semerah tomat. Ia melambai kelewat antusias, segera menyambar payung hello kitty yang sempat teronggok di pelataran minimarket karena sekarang sudah mulai turun hujan. "Udah lama?" Tanya cowok bertubuh jangkung yang kini memegangi gagang payung ikut bernaung dibawah payung pink unyu milik Aileen. Gadis itu menggeleng, mungkin merasa bahwa satu jam bukanlah waktu yang lama. "Baru aja" Aileen nyengir. "Bohong, idung udah macem lobster rebus ngakunya belom lama" Cengiran Aileen tambah lebar, bukan karena hidungnya disebut mirip lobster rebus tetapi karena cowok didepannya mengusap helai rambutnya dengan lembut, menyingkirkan sisa-sisa bulir hujan yang menempel. Ini memang bukan yang pertama kalinya, tapi jelas, untuk segala sesuatu yang berurusan dengan lelaki tampan didepannya, Aileen tidak bisa biasa saja.
All Rights Reserved
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Friendship In Love
  • THE CLIMB [Completed]
  • Eccedentesiast (Complete)
  • DOSEN or PACAR  [Selesai]
  • Stay (Away)
  • Essentialy Love (SELESAI)
  • Om, Ayo Nikah!
  • MY SEQUOIA [COMPLETED] ✔
  • Berandal school is a good Papa

"Anisa hari ini kamu cantik buangetttt, pakek u tripel t lagi." Rayu Alif kepada Anisa. Anisa sama sekali tidak kebaperan atau ngeflay karena dia atau betul sifat sahabatnya, kalau ada maunya pasti memuji. Kebiasaan yang terhaqiqi. "Dari dulu."ketus Nisa dengan raut muka datar alias biasa-biasa saja. "Tapi sayang Tollloollll L nya tripel tripel." Kata Alif sambil menekan kata Tollol pada kalimatnya. "Loe tu yang begog, kalau gue gak tolol mana mau gue sahabatan sama Alien nyasar kaya loe." Jawab Nisa sambil menjitak kepala Alif saat kata Begog. Mereka memang sahabat yang konyol dan aneh. "Sialan loe." Melihat makanannya dan makanan Reza sudah habis, Alif berdiri untuk kembali. "Za ayo cabut, mbak min nanti yang bayar makanan Alif sama Reza Anisa ya. Soalnya dia baru ulang tahun." Setelah berbicara panjang lebar kali tinggi ditambah volume eh maksudnya setelah berbicara Alif langsung pergi sambil menjulurkan lidahnya ke arah Anisa. "oke." Jawab mbak Mina Uhuk-uhuk Mendengar kata-kata yang dilontarkan Alif, Anisa langsung kesedak saat minum. "Ati-ati dong kalo minum." "Alien, awas aja loe ya." Teriak Anisa kencang. Dia baru sadar kalau jadi sorotan mata para pengunjung lainnya. Tapi dia tetap tidak peduli. "Emangnya loe ulang tahun Nis? Bukannya masih lama ya?" Tanya Nafisya dengan nada polos. "Ya Allah kenapa engkau beri aku teman sepintar ini?" Mendengar dumelan Anisa, Nafisya hanya tersenyum kecil. "Alif itu lagi ngerjain gue." Dumel Anisa sambil berdiri merogoh sakunya. "Berapa mbak?." Tanya gadis itu kepada mbak Mina. "Sekalian sama Alif Reza kan?" Tanya mbak Mina. "Iya." Baca selengkapnya:")

More details
WpActionLinkContent Guidelines