Kisah Sang Puan

Kisah Sang Puan

  • WpView
    Lecturas 79
  • WpVote
    Votos 8
  • WpPart
    Partes 5
WpMetadataReadContinúa
WpMetadataNoticeÚltima publicación dom, ene 6, 2019
WpInfo
Ficción
Romance
Aku memang bukan gadis yang baik seperti penampilanku. Tapi In Syaa Allah aku masih berusaha untuk menjadi lebih baik di setiap harinya (: Sebenarnya aku tidak ingin mengungkap ini dalam setiap aksara. Tapi, inilah caraku menepis segala rasa- dengan diselingi do'a pastinya. Aku bukan roman yang selalu membuat tulisan indah untuk Wulan. Aku juga bukan fiersa besari yang setiap katanya senantiasa mengisi hari. Aku hanya seorang yang biasa, tak mengerti apa itu rasa, aku masih buta akan ilmu agama- aku masih berusaha mempelajari nya. Sungguh entah sampai kapan kagum ini berlanjut. Karena tanpa kuduga sebelumnya, sahabatku juga mengagumi mu(": Aku tahu, memang bukan hanya aku yang mengagumi mu. Bukan hanya aku yang mendo'akan mu. Bukan hanya aku pula, wanita dalam hidupmu. Jika diperbolehkan, izinkan aku diam dan membiarkan semua orang yang mengagumi mu mencari perhatian mu dengan caranya. Terimakasih telah mengajariku bagaimana rasanya sabar dalam memendam rasa. Terimakasih telah mengajariku untuk senantiasa menjaga pandangan. Terimakasih telah menghiasi hari. Selamat beraktifitas✨😊 -rhmwt
Todos los derechos reservados
#58
selfreminder
WpChevronRight
Únete a la comunidad narrativa más grandeObtén recomendaciones personalizadas de historias, guarda tus favoritas en tu biblioteca, y comenta y vota para hacer crecer tu comunidad.
Illustration

Quizás también te guste

  • Kuterima Khitbahmu (TAMAT)
  • Assalamualaikum Imamku
  • Hijrah Cinta Sang Akhwat Fillah
  • JAUH DIMATA DEKAT DIDOA
  • Surga untuk Air Mata
  • Hijrah Cinta Menuju Cahaya(END)
  •  Manhaj Salaf
  • Akhir Kisah [SELESAI]
  • Pengingat Diri

Bila memang kesendirian bisa membuat ku dan keluarga ku bahagia, kenapa tidak? jika Allah memberiku Rizki seorang pendamping sebagai penyempurna agama ku, aku juga menginginkan nya. Tapi pengalaman pahit memberi ku sebuah pelajaran hidup bahwa jangan pernah berharap pada manusia. Hanya Allah izati Rabbi, sang penjamin kehidupan saja yang layak dijadikan tempat bergantung. "Ya Rabb jika memang dia adalah imam terbaik untuk ku, maka jadikanlah ia tidak hanya bisa menerima ku tapi juga adik dan ibuku" ~Paramita Larasati~ Dia selalu berusaha menghindari ku, tapi itu yang semakin membuat ku semakin ingin mendekati nya. Aku tahu dalam diamnya ada beribu kisah yang ia simpan rapat hingga ia tak mampu membuka hati nya. Aku ingin menjadi orang yang mampu membuka hati mu itu. jangan pernah kau pergi lagi. ~Ilman Ramadhan~ ambil yang baik,buang yang buruk💜

Más detalles
WpActionLinkPautas de Contenido