Zaktualizowaliśmy nasze Wytyczne Treści.
Zapoznaj się z najnowszymi wytycznymi, aby nadal bezpiecznie udostępniać historie.
BIDADARI SURGA.

BIDADARI SURGA.

  • WpView
    Odsłon 303
  • WpVote
    Głosy 6
  • WpPart
    Części 2
WpMetadataReadW trakcie
WpMetadataNoticeOstatnia publikacja sob., wrz 14, 2019
WpInfo
Fikcja
Romans
"Mas, kalau memang ini yang terbaik. aku ikhlas." ucap Ify lembut. dia meraih kedua tangan Rio dan mengenggamnya erat. "Sayang tapi aku nggak bisa. aku takut ngak bisa adil antara kamu dan dia." "Aku tahu mas, setidaknya kamu bisa jaga sikap." "kalau itu yang kamu mau, baiklah. aku turuti." "aku tidur di ruang kerja." pamit Rio. beranjak dari kasur dan berjalan keluar kamar menuju lantai 1. dimana ruang kerjanya berada. dia butuh waktu sendiri. Ify memandang punggung suaminya dengan tatapan sendu. air mata yang sedari tadi dia tahan akhirnya luruh tak terbendung lagi. Ify meringkuk di atas kasur dan menangis dalam diam. "Rabbi, kuat kan aku." batin Ify berdoa. dia tahu Rio marah, tapi apa daya Ify jika mertuanya terus menagih cucu. sedangkan dirinya saja, belum di percayakan Allah untuk di titipi seorang anak.
Wszelkie Prawa Zastrzeżone
#259
ify
WpChevronRight
Dołącz do największej społeczności pisarskiejOtrzymuj spersonalizowane rekomendacje dzieł, zapisuj ulubione dzieła w bibliotece oraz komentuj i głosuj, aby rozwijać swoją społeczność.
Illustration

To może też polubisz

  • Rohis Love Location #WATTYS2019
  • Sampai Kapanpun
  • LOVE GREET Seri 1 : When Love Say Hello #W.L.S.H
  • My Bad Ify
  • Opposite
  • TERHIMPUN RINDU~dalam  sujud cintaku
  • Selembut Dhuha Menyapa (TERBIT)
  • My Husband
  • UNDESIRABLE

Pria itu tampak tersenyum tipis. "Aku tidak tahu, tapi aku sungguh tidak menyukai itu. Aku dekat denganmu hanya sebatas karena rekan kerja saja, sama seperti aku dengan Aara. Bahkan aku rasa aku lebih dekat dengan Aara. Tapi apapun alasan mereka mengatakan aku mempunyai hubungan denganmu, aku sangat berharap kalau kamu mempunyai pikiran sesuai apa yang aku harapkan. " Dia menarik napasnya panjang lalu membuangnya. "Aku harap kamu juga seperti aku. Aku menganggapmu sebagai rekan kerjaku, dan kamu pun begitu, menganggapku hanya sebagai rekan kerjamu. Jangan merasakan apapun padaku melebihi batas itu. Aku harap, kita tidak terjebak dalam rasa yang tidak seharusnya timbul, Nafsiyah." Karena cinta tak selamanya berwarna merah jambu. Adakalanya kita harus merasakan pahit dan kelamnya warna kelabu. Tapi nikmati saja, luka yang seolah tak berujung ini bisa jadi akan aku rindukan suatu saat nanti. Karena pada saat itu, setidaknya aku masih bisa bersamamu. Ilyasa Khalifatul Kahfi

Więcej szczegółów
WpActionLinkWytyczne Treści