BIDADARI SURGA.

BIDADARI SURGA.

  • WpView
    Reads 303
  • WpVote
    Votes 6
  • WpPart
    Parts 2
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Sat, Sep 14, 2019
"Mas, kalau memang ini yang terbaik. aku ikhlas." ucap Ify lembut. dia meraih kedua tangan Rio dan mengenggamnya erat. "Sayang tapi aku nggak bisa. aku takut ngak bisa adil antara kamu dan dia." "Aku tahu mas, setidaknya kamu bisa jaga sikap." "kalau itu yang kamu mau, baiklah. aku turuti." "aku tidur di ruang kerja." pamit Rio. beranjak dari kasur dan berjalan keluar kamar menuju lantai 1. dimana ruang kerjanya berada. dia butuh waktu sendiri. Ify memandang punggung suaminya dengan tatapan sendu. air mata yang sedari tadi dia tahan akhirnya luruh tak terbendung lagi. Ify meringkuk di atas kasur dan menangis dalam diam. "Rabbi, kuat kan aku." batin Ify berdoa. dia tahu Rio marah, tapi apa daya Ify jika mertuanya terus menagih cucu. sedangkan dirinya saja, belum di percayakan Allah untuk di titipi seorang anak.
All Rights Reserved
#98
rio
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Sampai Kapanpun
  • Cinta Dalam perjalanan Takdir (Tidak Lanjut)
  • Opposite
  • Great Pretender | ✔
  • Mencintaimu (Lagi) SEGERA TERBIT
  • Forever Love
  • My Bad Ify
  • My Little Princess
  • My Husband

"Sampai kapan?" gumam Ify mendesis. Membungkam wajahnya dengan kedua tangan yang kini mulai basah karena air mata. Ify terduduk di tengah anak tangga karena kakinya tak sanggup lagi berjalan. Di sisi lain. "Sampai kapanpun itu, gue nggak akan pernah anggep dia ada di hidup gue." Geram Rio dalam hati. Tatkala dia melihat manik mata istrinya yang selalu terlihat lemah di depannya. Rio muak melihat itu. Sangat muak hingga ingin menghancurkannya tanpa sisa.

More details
WpActionLinkContent Guidelines