Sky Academy

Sky Academy

  • WpView
    Reads 168,664
  • WpVote
    Votes 10,790
  • WpPart
    Parts 42
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Thu, Jul 1, 2021
WpInfo
Fiction
Fantasy
WARNING: sekali baca bikin langsung ketagihan^^ sebuah academy yang terletak di atas langit, dimana tidak semua orang yang bisa masuk kesana, hanya orang tertentu dengan bakat alami yang bisa masuk, Laila seorang gadis manis nan cantik, tetapi pemalu, suatu hari menemukan sebuah surat dengan berlogokan sebuah bintang dengan warna emas dan ditengahnya terdapat ukiran emas bertuliskan °•SkyAc•° ketika ia bertanya pada orang tuanya, satu persatu kebenaran mulai terungkap. akankah ia menerima takdirnya? ataukah dia akan menentangnya? hanya author dan yg sudah membaca yang tahu hehe^^ penasaran? baca yukk, jan lupa tambahin ke library kalian ya.. dan jan lupa votment nya, karena satu vote dr kalian, berharga bagi kelanjutan cerita ini:) have fun guys:)
All Rights Reserved
#48
writteninaction
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Terraciel World: Nyanyian Darah Tertua
  • Galaxyca Academy (End) ✓
  • RESURGERE: The Andalas of Nusan [CH]
  • Magic World : Hidden Academy [COMPLETED]
  • Between the Creator, the Hero, and the Demon King
  • The Savior of the Magic World "Crystal Academy" (END) [SDH PERNAH TERBIT]
  • WIZARD (Broken Butterfly) END
  • Kimberly Academy
  • Athena Academy: The Lost Princess Of Crystallion

Varie melangkah ragu menuju aula utama. Matanya menyapu deretan kursi bertingkat yang tak terhitung jumlahnya. Mungkin ada ribuan, atau lebih. Belum pernah ia melihat aula sebesar ini. Jantungnya berdebar, antara gugup dan kagum. Ia menarik napas dalam-dalam, mencoba menenangkan diri. Pandangannya menyapu ruangan dan terhenti pada sepasang mata biru yang begitu familiar. Pemuda itu, Kael. Sosok yang kini lebih dewasa, namun tetap dengan tatapan tajam yang tak pernah berubah. Varie menahan napas, matanya sejenak membeku. Tidak mungkin, Ini bukan kebetulan, kan? Tentu saja itu Kael, meskipun dia tampak jauh berbeda dari yang ia ingat. Kael melangkah pelan ke arahnya. Langkah-langkahnya tenang, terukur. Bukan terburu-buru, tapi juga tidak ragu. Seolah jarak di antara mereka memang tinggal menunggu waktu untuk dijembatani. Kael berhenti tepat di hadapan Varie. Beberapa detik hanya diisi keheningan. Sorot matanya tetap tajam, tapi dalamnya menyimpan sesuatu yang sulit dijelaskan, rindu yang ditahan terlalu lama. "Varie." Suaranya pelan. Varie mengerjap pelan. "Kael" ujarnya, lebih kepada dirinya sendiri. Tubuhnya seolah butuh waktu untuk menerima kenyataan itu. Tatapan mereka bertemu. ----- Di antara konspirasi kekuasaan, sihir pemusnah, dan kebenaran yang terlupakan, mereka dihadapkan pada pilihan: Mengikuti jalan yang ditentukan atau Membentuk takdir baru bersama. Darah dan mesin. Jiwa dan sistem. Saat keduanya bersinggungan, dunia tak akan lagi sama.

More details
WpActionLinkContent Guidelines