Uncertain✔

Uncertain✔

  • WpView
    Reads 8
  • WpVote
    Votes 2
  • WpPart
    Parts 1
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Sun, Feb 17, 2019
WpInfo
Fiction
Romance
Cinta seperti apa yang aku perjuangkan? Bahkan aku sendiri tidak tahu, kenapa sampai sekarang aku masih mencintaimu dan selalu menunggumu. Padahal dihatimu sudah tersemat namanya, bukan namaku. -agata diana ravesya Aku bingung denganmu. Kau bilang kau bahagia dengaku. Kau nyaman denganku. Tapi apa? Kau masih menunggu seseorang yang tidak pernah menyadari kehadiranmu. -aerano renaldo putra Maaf. Maaf kalau aku baru menyadari kehadiranmu disaat kamu menyerah. Apa aku sudah terlambat kalau aku memintamu memberi kesempatan kedua?. -dirgantara derino eleanor ~~~ Maaf nih kalo cerita nya agak aneh. Soalnya ini pengalaman pertama gua nulis.
All Rights Reserved
#488
hujan
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • DEAR LOVE (ERNANDO ARI SUTARYADI) (SUDAH TERBIT)
  • You are in my past and my future [END]
  • Moodbooster Ku [REVISI]
  • Should be Remember
  • Aku, Kamu, dan Takdir Tuhan
  • aku atau dia? || Fenly Un1ty ||
  • PLUVIOPHILE
  • Rindu yang berjarak

Cinta itu nyata dan bisa terjadi kepada siapa saja. Termasuk aku yang mencintai sosok idola banyak orang. Lucu bukan ? Seorang fans mencintai idolanya? Namun itu yang aku rasakan mau bagaimana lagi cinta dayang tanpa memilih siapa yang akan dicintainya ? Dan kalian tahu aku ini seorang pengecut yang tak berani menunjukan rasa cinta itu, padahal orang yang ku cinta berada disekelilingku. Aku hanya mampu memberinya puisi, sarapan, ucapan semangat, dan juga ucapan selamat jika ia meraih sebuah gelar juara. Aku melakukan itu semua tanpa memberi tanda siapa aku. Biarlah begitu jika aku dan dia jodoh kita pasti bertemu entah kapan itu. Satu yang pasti cinta ku akan selalu tumbuh untuknya. ~Eka Prisilia Rahyana Siapa sebenarnya kamu? Tulisan-tulisanmu membuatku penasaran dengan wajahmu. Sarapan yang kamu kirimkan begitu lezat. Aku selalu menikmatinya. Jika aku bertemu denganmu ingin rasanya ku ucapkan terima kasih banyak. Berkat tulisan-tulisan itu aku menjadi lebih bersemangat dalam menjalani hidup ini. Apakah kamu tahu tanpa kamu sadari aku telah jatuh hati ke kamu? Aku harap kita akan segera bertemu dan mengungkapkan rasa ini satu sama lain. Aku mencintaimu walau kita belum pernah bertemu. ~Ernando Ari Sutaryadi Aku mengenalmu jauh sebelum kamu mengenalku jauh sebelum pertemuan pertama kita. Rasa itu hadir jauh sebelum kita bisa sedekat ini. Namun sayang ketika kita dipertemukan ternyata kamu mencintai dia sahabatku, tak apa sebelum kata jadian diantara kalian terucap aku tak kan berhenti untuk mengejar. Aku akan tetap memperjuangkanmu sampai pada akhirnya lelah itu menghampiriku sendiri. ~Saddam Emmiruddin Gaffar

More details
WpActionLinkContent Guidelines