Yourself
  • WpView
    Reads 41
  • WpVote
    Votes 8
  • WpPart
    Parts 4
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Wed, Apr 17, 2019
WpInfo
Fiction
Romance
Seorang remaja perempuan terlihat sedang sendiri dipinggiran taman.Di tengah hujan dia duduk dipinggiran taman.Bahkan dia tidak peduli bajunya yang sudah basah kuyup sekarang.Yah apa boleh buat sipecandu hujan sedang 'rain time'. Disetiap tetes hujan yang dia menghela nafas mencoba mencari ketenangan,walau dingin. Hingga akhirnya Seorang remaja laki-laki jatuh tersungkur dihadapannya. Remaja perempuan mengerjap beberapa kali untuk memastikan apa yang dia lihat sekarang. "Apa yang harus aku lakukan sekarang?",batin remaja perempuan. "Siapa cowok ini?ditengah hujan lebat jarang sekali aku melihat orang yang berjalan ditaman?",batin remaja perempuan. Sudah buntu dengan pikirannya,dia pun mencoba merangkul laki-laki itu ke sebuah bangku taman.Sementara laki-laki itu terbaring diatas bangku taman,remaja perempuan mencoba menghubungi seseorang yang bisa dimintainya pertolongan. Hy..hy..hi..semua😁 Ini karya ketigaku..genre teenfiction. Kamu datang... Disaat titik jenuhku.. Bukankah itu hal yang penuh kejutan?.. Hujan membawa kabar baik bagiku.. Kalau sekarang ada kamu untukku.. Ayo-ayo di vote yah..
All Rights Reserved
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Semu [Completed]
  • Sosiologi Cinta (TAMAT)
  • LOVE AND FRIENDSHIP ( R & J : 1 )
  • My Friend and My Bestfriend
  • No Longer Mate
  • Langit Setelah Hujan [END]
  • Segitiga [END]
  • Essentialy Love (SELESAI)
  • Yang Dicari
  • Keano

"Ck. Kenapa sih setiap ketemu, selalu dalam kondisi memprihatinkan?" Suara itu, cukup membuatku mendongak memperhatikan seorang pemuda yang berdiri tepat dibawah sinar rembulan, jatuh membayanginya. Meski temaram aku masih dibuat takjub melihat senyum tipisnya. Malaikat Izrail.. Takjub atau takut? Ia berjongkok, sejajar dengan wajahku. Pemuda itu tersenyum lembut menatapku dengan mata hitam teduhnya. Tampak tak biasa ketika senyumnya semakin menguras energi di tubuhku seolah menyatakan bahwa nyawaku memang akan habis malam itu juga. Dibawah tatapannya. "Selalu aja cengeng. Pinjem Hp lo bentar, minta sms!" Dia berucap santai sambil menengadahkan tangannya. Aku menatapnya bingung, dia kesini hanya untuk meminta sms? ________ Dia membuatku mengerti apa arti rasa dan apa arti tinggal. kisah yang dia buat untuk ku mengerti, kedua rasa itu bisa dikendali tetapi tidak selalu dimiliki. dunia, kehidupan, binatang, tumbuhan bahkan manusia sifatnya Semu. Apa yang harus kulakukan ketika aku mengetahui segalanya? Menjauh atau tetap merengkuh? walau segalanya berakhir semu, 'Rasa' itu tetap akan membekas bukan? percayalah aku mencintaimu, namun aku tidak pernah mengatakannya. Amazing cover by : @rcover_ed ******* cerita pertama, semoga suka😊*******

More details
WpActionLinkContent Guidelines