Why Always Me? (SLOW UPDATE)

Why Always Me? (SLOW UPDATE)

  • WpView
    Reads 677
  • WpVote
    Votes 249
  • WpPart
    Parts 6
WpMetadataReadComplete Wed, May 6, 2020
Mengapa dia harus kembali mengingatnya? Mengapa harus dia yang merasakannya? Mengapa harus dia? Mengapa dan mengapa? Apa dia tidak boleh merasakan bahagia? Batinnya menjerit, hatinya sesak tapi bibir bungkam tak mampu berkata
All Rights Reserved
#117
rani
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Hopeless
  • Valcano
  • Destiny.
  • Tinta Luka [END]
  • Teruntuk Luka [Completed]
  • 💞 CintaKu Tak Terbatas 💞 ✔ (Belum Di Revisi)
  • A Memory to Remember
  • Become an Extra or Main Character [END]
  • Perfect Bad Boy
Hopeless

Repost update rutin setiap Rabu, Jumat dan Minggu di jam 8 malam :"-) :::: Kita adalah kisah happy ending dengan epilog yang menyakitkan. :::: "Sakit." Bukan. Bukan lukanya namun perasaannya. Ia menarik napas panjang, dadanya teramat sesak, bahkan bernapas pun begitu menyakitkan. "Tuhan, tolong dengar, aku mau pulang." Lirihan yang penuh duka keluar begitu saja. Semesta seolah senang melihat senyum di sudut bibir Jeslin bertambah pudar. "Aku hanya penikmat luka yang tidak pernah mengerti cara untuk sembuh." "Terluka lalu lupakan" "Sulit, tapi aku sanggup." "Terima kasih atas semua luka yang tak pernah berujung."

More details
WpActionLinkContent Guidelines