W.E
  • WpView
    Reads 10
  • WpVote
    Votes 4
  • WpPart
    Parts 1
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Sat, Dec 8, 2018
It's about destiny Namaku Wahda Shafira. Seorang wanita biasa berusia 23 tahun. Kepadamu, aku ingin bercerita mengenai suatu hal, yaitu tentang aku dan takdirku. Sebelumnya, pernahkah kamu merasa begitu penasaran dengan masa depan? Aku rasa, sebagian besar manusia yang hidup di dunia ini merasakan hal itu. Sama seperti kamu, sebelum sampai saat ini, aku begitu penasaran dengan masa depanku. Aku pernah membaca sebuah buku, di dalamnya terdapat kalimat yang tertulis kehidupan di dunia ini adalah ciptaan yang menciptakan. Dari kalimat itu, aku mempelajari suatu hal. Di dunia ini, kita dapat menciptakan sesuatu. Akan tetapi, di atas itu semua, ada yang lebih kuasa,Tuhan yang telah menciptakan kita dan alam semesta ini. Hi, readers 🤗 Perkenalkan, aku S.A.Z dan ini adalah W.E, cerita pertamaku yang aku publish. Cerita ini sebenarnya aku bikin untuk tugas kuliah, tapi karena aku kepingin cerita aku dibaca banyak orang, jadilah aku share cerita ini 😁 Aku harap kalian suka dan bisa menikmati cerpen buatanku ya 😉 Oh iya, setelah baca jangan lupa kritik dan saran yang membangunnya ya karena itu akan sangat berarti buat aku hehehe Happy reading 📓
All Rights Reserved
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • My Sweet Polar Husband [End]
  • Okay, We're Married on July
  • The Hidden [SUDAH TERBIT]
  • Aurakham (Aurora & Arkham) [End]
  • Another World [Completed]
  • Faktitius
  • Our Secret [SUDAH TERBIT]
  • Cikrak Cikruk [on Going]
  • Cassandra✔✔

Baru pertama kali petualang ke gunung niatnya melepas penat, eh malah hampir jatuh ke jurang. Untung aja selamat, tapi malah berakhir lebih parah di suruh nikah dalam keadaan ngawur. "Aduh, Ya Allah hamba masih banyak dosa dan sering nakal sama orang tua. Belum rasain nikah juga. Jangan engkau cabut nyawa hamba dengan tragis begini."ucap gue panik sambil memegang ranting erat sambil sesekali berteriak keras meminta tolong berharap ada yang mau tolongin gue. "Oke lo tenang dulu. Tarik napas dulu rileks. Habis itu pegang tangan gue erat."ajak Mas Reza ke gue dengan memenangkan. "Ini gue mau mati Mas. Gak bisa tenang woyy. Gue belum rasain nikah nih."balas gue ngegas padahal masih tegang antara hidup dan mati. "Pegang erat cepat."bujuk Mas Reza ke gue yang akhirnya gue berhasil meraih tangan Mas Reza. Brukkk "Astaghfirullah. Dasar anak muda zaman sekarang, sempatnya di hutan berbuat mesum. Kalau begitu kalian wajib di nikahkan sekarang! Jangan sampai nenek moyang leluhur di sini murka." "Yaelah Pak. Saya ini hampir aja mati di jurang. Saya saja gak ada hubungan sama Mas ini." "Pokoknya kalian harus ikut kami sekarang juga! Sebelum itu hubungi keluarga kalian!" SAH..!!! Seketika dunia kejombloan gue berakhir dengan nikah di desa terpencil tanpa wali orangtua gue. Berakhir purna sudah masa lajang gue bersama Mas Reza yang kalemnya masyaAllah dan cerdasnya kebangetan. Cerita ringan konfliks ya gengs😎 Yuks baca tambahkan ke perpustakaan kalian. Bila berkenan beri vote dan komentar bijak. Terima kasih🤗 Asli karya sendiri anti plagiat dan tidak menerima karya ini diplagiat! Start : 16 Juli 2020 Finish : 7 Oktober 2020

More details
WpActionLinkContent Guidelines