Lonely Thumbelina

Lonely Thumbelina

  • WpView
    Reads 39
  • WpVote
    Votes 2
  • WpPart
    Parts 1
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Sat, Dec 8, 2018
Bagiku, sendiri adalah cara terbaik membunuh waktu. Aku tak peduli matahari telah terbenam dan bulan datang dengan salam. Aku hanya peduli dengan ruanganku, ruangan yang ku bangun sendiri dalam otakku. Tapi bagaimana jika bukan hanya waktu lagi yang ku bunuh?. Tapi juga kebisingan, keramaian. Dan cara untuk membunuh semua itu adalah dengan membunuh mereka yang membuatnya. Mereka yang bising, mereka yang ramai, memuakkan. Seperti yang dilakukan oleh laki-laki bertudung itu. Tidak... tidak, aku tidak mungkin melakukannya. -Berlinda Aurora-
All Rights Reserved
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • jangan percaya seseorang
  • ASING KARNA TAK LAGI BERSAMA
  • you(obsesion or love)
  • CODE  NAME : GENIUS
  • Long Distance Relationship
  • Marvarsha! Bertukar Jiwa
  • Pelangi Setelah Hujan ✖ IDR
  • FUKUSHŪ
  • " 𝑺𝒌𝒚-𝑹𝒂𝒊𝒏 𝑺𝒆𝒓𝒊𝒆𝒔 𝑨𝒏𝒅 "
  • You Promised [END]

Tiga tahun lalu, aku melakukan kesalahan terbesar dalam hidupku-aku menghancurkan hati seseorang yang paling tulus mencintaiku. Namanya Ellen. Dia segalanya. Tapi waktu itu, aku memilih orang lain... dan melepas satu-satunya orang yang seharusnya aku jaga. Kini, dia telah bahagia bersama yang lain, sementara aku? Masih terjebak dalam bayangannya. Dalam penyesalan yang diam-diam membunuhku setiap malam. Saat aku memutuskan untuk tinggal sementara di rumah kakek dan nenekku yang sepi, segalanya mulai terasa aneh. Rumah itu terlalu tenang. Terlalu dingin. Ada suara-suara yang muncul ketika semua sudah tidur. Ada bayangan yang muncul saat aku berpikir tentang Ellen. Aku tahu ini mungkin cuma rasa bersalah... tapi semakin lama, rasanya semua ini lebih dari sekadar ilusi. Apakah masa lalu benar-benar bisa menghantui seseorang? Atau ini cara semesta mengingatkanku-bahwa aku telah menyia-nyiakan seseorang yang tak akan pernah kembali? "Jangan Percaya Seseorang" bukan hanya kisah cinta biasa. Ini tentang penyesalan yang tak bisa ditebus. Tentang seseorang yang berusaha menebus dosa kepada cinta pertamanya. Dan tentang bisikan-bisikan malam yang terdengar seperti suara seseorang yang dulu pernah mencintaimu... tapi kini tak lagi manusia. Jika kamu pernah menyakiti seseorang yang tulus... cerita ini akan terasa sangat dekat.

More details
WpActionLinkContent Guidelines