Salahkah Kita?

Salahkah Kita?

  • WpView
    Reads 189
  • WpVote
    Votes 6
  • WpPart
    Parts 5
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Sat, Dec 8, 2018
WpInfo
Fiction
Romance
Memerima lamaranmu, menikah, dan memutuskan tuk hidup denganmu kini telah menjadi pilihanku. Namun aku tidak tahu apakah keputusanku ini benar atau bahka hanya menjadi petaka dalam hubungan kita. Cintakah sebabnya ? Yah, kita pernah saling mencintai, saling membenci, saling menyalahkan, saling menyakiti. Namun tanpa sadar kita juga sama-sama saling tak mampu pergi. Jika rasa cinta itu telah dingin, maka hanya rasa membutuhkan membuat kita bertahan. Seakan cinta ini saling memanfaatkan. ~Renatha Adriandra~ Kau pernah membuatku kecewa, kau hancurkan kepercayaan, dan kau ingin pergi disaat aku sedang sayang-sayangnya terhadap dirimu. Kau berniat untuk meninggalkan, tetapi apakah kau percaya diri untuk melangkahkan kaki ? Seperti kertas yang telah diremuk, hanya tersisa gulungan kusut yang tidak bisa diperbaiki seperti semula. Kau yang memulainya, aku hanya melanjutkan sisanya. Berpaling adalah cara kita untuk saling bertahan. Dan kurasa hubungan kita seperti lingkaran, tidak bisa terlepaskan, saling berikatan meski harus sama-sama menyakitkan. ~Hamid Adam Wiratma~ Menjadi yang kedua namun selalu kau utamakan sebenarnya tidak itu yang ku inginkan. Sebab, hatiku juga menginginkanmu seutuhnya. Terkadang aku ingin tuk berada diposisi dia, yang statusnya diterima dimanapun. Sementaraku hanya berdiri dibelakangmu, tidak disampingmu. Jika hubungan kalian sudah dingin mengapa harus dihangatkan lagi ? Karna ku siap menjadi penggantinya. ~Ziecca Azexeana~ Takdir lambat mempertemukan kita. Saat kau telah dimilikinya. Dan aku pun telah terikat dengan dia, kita malah memilih bersama dibalik kediaman. Aku melihatmu bagaikan aku yang dulu. Begitu banyak alasan mengapa aku memilihmu menjadi yang pertama dihatiku. Meskipun kau menelan pahit kenyataan harus menjadi simpanan. Sampai aku kehilangan cara untuk kita terus bersama. ~Reihan Prasetian~
All Rights Reserved
#534
kesabaran
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Mahligai Sunyi
  • Second Hearts
  • Regards, Natashira (END)
  • Cinta dan Takdir Rania [End]
  • Love Forza (End)
  • PRILLY & FLORA (Complete)
  • Adored You
  • Heart & Vein END
  • Garis Singgung

Novel "Mahligai Sunyi": Senja mulai menua di balik jendela kaca, membiaskan cahaya jingga yang merayap perlahan di sudut ruangan. Aku duduk dalam diam, menatap kosong pada cangkir teh yang tak lagi mengepul. Aroma melati yang biasa menenangkan kini terasa hambar di inderaku. Aku terjebak dalam pusaran pikiranku sendiri, menggenggam kenyataan yang pahit namun tak bisa kutolak. Aku pernah percaya bahwa cinta adalah tentang memilih satu orang, bertahan dengannya dalam segala cuaca, dalam segala luka. Namun, kini aku mengerti bahwa terkadang, cinta juga berarti kehilangan-kehilangan harapan, kehilangan rasa percaya, bahkan kehilangan diriku sendiri dalam labirin luka yang diciptakan oleh seseorang yang seharusnya menjagaku. Arion adalah cintaku, atau setidaknya pernah menjadi. Aku mempercayainya lebih dari yang seharusnya, mencintainya lebih dari yang pantas. Namun, cinta saja tidak cukup untuk mempertahankan sebuah rumah tangga. Tidak cukup untuk menghindarkanku dari rasa sakit yang berkali-kali ia hadiahkan. Tidak cukup untuk membuatnya berhenti mencari bahagia di tempat lain. Aku telah memaafkan, berkali-kali. Aku telah memberi kesempatan, hingga tak tahu lagi batas dari kata "cukup." Tetapi, sampai kapan aku harus terus bertahan? Sampai kapan aku harus mengorbankan kebahagiaanku sendiri demi menjaga sesuatu yang terus menerus hancur? Dan di sinilah aku, berdiri di persimpangan. Antara bertahan dengan luka atau pergi dengan sisa-sisa keberanian yang kupunya. Aku tidak tahu bagaimana akhir dari kisah ini. Yang kutahu, aku hanya ingin menemukan kembali diriku yang telah lama hilang.

More details
WpActionLinkContent Guidelines