. "Boleh kita bahas topik... rekrutmen pilot kecil musim depan?" godanya. Syazia menyipit, pura-pura tak paham. "Rekrutmen?" "Ya. Katanya Ayyub butuh wingman. Atau wing-woman." Hafidz mengedip, tangan mengusap lembut rambut Syazia lewat sela cardigan. Getaran menghangat di dada keduanya; aroma teh jahe bercampur wangi musk after-shave Hafidz menyusupi udara. Syazia tertawa malu, pipinya memerah. "Kita belum rujuk, Kapten. Hati-hati-zina, ingat?" "Mayor berwawasan syar'i, Bu," sahut Hafidz pelan. "Justru itu aku tanya: maukah kamu rujuk lagi, resmi, bukan sekadar nostalgia balkon?" Bahasa : Indonesia baku Genre : Romansa, Religi, semi Militer
More details