Sister

Sister

  • WpView
    Reads 157
  • WpVote
    Votes 15
  • WpPart
    Parts 10
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Sat, Jan 19, 2019
Disini lah gue menemukan semua jawaban. Bukan... orang tua gue gak pernah membuang gue, ternyata semua itu akibat dari kecelakaan yang dialami mama.. papa.. dan ka rina. Tuhan memang Maha Adil. Ini garis hidup gue, takdir gue. dan gue percaya kalau apa yang menjadi keputusan-NYA selalu indah. Gue sangat bersyukur kami dipertemukan di moment yang indah ini. seperti kata kartini habis gelap terbitlah terang. Begitulah hidup gue, pelangi selalu muncul karena didahulukan hujan. Hujan di hidup gue sudah mulai reda, dan sekarang gue tinggal menikmati keindahan pelangi itu. Mungkin hujan itu akan turun suatu saat tapi yang pasti Sekarang....... Gue harus selalu berusaha menjadi yang terbaik, terus mengejar mimpi-mimpi gue yang tidak akan berakhir sampai tugas gue di dunia sudah selesai dan mengharuskan gue pulang....
All Rights Reserved
#445
spiritual
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • I Will Change My Fate | By: soraya || Rora & Jungwon
  • Cahaya [COMPLETED]
  • mianhe y/n
  • Sejenak Luka
  • This Is Not My House
  • Memorable
  • Adek Abang || END
  • Akhir Dari Sebuah Penantian. (Sudah Terbit)
  • Grisella Laurensa

Peringatan!! 16+ Kembali ke masa dimana ayah dan bunda ku waktu mereka masih remaja? Ah! Tidak mungkin. Keluarga? Seperti yang kalian tahu, semua keluarga adalah tempat yang terbaik untuk pulang. Lalu bagimana dengan kita yang bernasib lebih percaya orang luar daripada keluarga sendiri? Itulah aku, Karin begitu juga dengan Raga; si anak pertama. Kini kalian tahu, aku lebih tahu. Namun ku tutupi itu semua dengan perban. Perban yang tak terlihat. Apa itu? Tertawa dan senyum. Apa aku harus pergi ke masa lalu agar bunda dan ayah bisa mencintai sedari dulu dan memperbaiki semua? Ayah memang agak keras orangnya, apalagi ayah katanya dulu anak band, namun cita-citanya harus terkubur karena tuntutan ayahnya(kakek ku). Kejadian saat konser juga dialami ayah, yang membuat ia trauma, sehingga tidak memperbolehkan anaknya untuk membuat anggota band. Ternyata bunda dan ayahku memiliki trauma masing-masing, yang membuat mereka terkadang melampiaskan satu sama lain. Peringatan🚨: •Ini cerita murni yang dibuat sendiri. •Jangan menjiplak cerita, karena ada undang-undangnya sendiri. •Jika ada sedikit kesamaan cerita, itu tidak kesengajaan, terimakasih. -salam sastra- Author by: Soraya Happy reading y'all!!!

More details
WpActionLinkContent Guidelines