GARA IS MINE
  • WpView
    Reads 2,172
  • WpVote
    Votes 174
  • WpPart
    Parts 28
WpMetadataReadMatureComplete Sat, Mar 23, 2019
"kalau cinta hanya menghadirkan luka , untuk apa di ciptakan rasa ini" ucap Rara "Bukan kamu yang ga pantes buat dia , tapi dia yang ga pantes buat kamu" ucap gio "Tidak ada orang yang akan diam saja ketika kebahagiaannya di rusak" ucap Nanad "Kamu masih seperti dulu , meskipun tidak sehangat waktu itu" ucap Galang "Tidak ada yg lebih bernilai dari humornya persahabatan" ucap Ghea "Untuk hati yang pernah hancur tidak akan pernah kembali seperti awal" ucap Khanza Cerita ini pertama kali gua bikin . Semoga lu semua suka bacanya hehe Gua masih pemula jadi jangan di bully ya kakak2 thx'u <3
All Rights Reserved
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Yang Dulu Melukai,Kini Menyayangi [END]
  • The Story Of Aghea
  • Waktu?
  • KANAYA (Belum Revisi)
  • LINE ~ Chanyeol
  • CINTA PERTAMA DI SMA
  • DENNIES
  • Satria Dirgantara [Complete]
  • GALAZANA

Cerita ini mengisahkan seorang siswa yang hidupnya penuh penderitaan, baik di sekolah maupun di rumah. Ia adalah seorang anak yang lugu, mudah sakit, dan terperangkap dalam masa hidup yang kelam. Di sekolah, ia selalu menjadi sasaran bullying. Teman-temannya menjauhinya, bahkan tak ada satu pun yang mau berteman dengannya. Setiap hari, ia merasa kesepian dan tak berdaya, terjebak dalam dunia yang penuh rasa sakit dan penghinaan. Di rumah, kondisi yang lebih buruk lagi menunggunya. Kedua orang tuanya tidak menunjukkan kasih sayang sama sekali. Alih-alih memberikan dukungan, mereka justru menyiksanya, baik secara fisik maupun emosional. Setiap kali ia mendapatkan nilai yang buruk, atau bahkan tidak mendapatkan nilai seratus, ia akan dihukum dengan tidak diberi makan dan terus disiksa. Kata-kata yang terlontar dari orang tuanya begitu menyakitkan, membuatnya merasa seperti anak yang tidak berguna dan tak pantas untuk dihargai. Kondisi ini membuatnya terpuruk dalam keputusasaan. Ia merasa hidupnya tidak berarti dan mulai berpikir untuk menyerah. Setiap kali dibuli atau disiksa, ia hanya pasrah dan tidak berdaya, seakan-akan dunia ini terlalu berat untuk ia hadapi. Ia tak pernah merasakan kehangatan keluarga yang seharusnya menjadi tempat pelindungnya. Ia selalu iri melihat kebahagiaan orang lain, namun dirinya tak pernah merasakannya. Di luar, wajahnya selalu datar, tak pernah ada senyum yang menghiasi wajahnya. Luka-luka fisik dan emosional yang ia alami menjadi beban berat yang membentuk dirinya menjadi sosok yang tertutup dan terpuruk. Ia hanya bisa bersembunyi di balik kesedihan, tak tahu harus bagaimana lagi untuk bertahan. Bagaimana kisahnya akan berlanjut? Akankah ada secercah harapan yang datang untuk mengubah hidupnya? Mari kita saksikan perjalanan hidupnya yang penuh dengan perjuangan dan air mata... cerita ini murni dari pikiran yana sendiri dan jangan plagiat!!

More details
WpActionLinkContent Guidelines