We've updated our Content Guidelines.
Review the latest guidelines to keep sharing stories safely.
Hati Yang Terluka [END]

Hati Yang Terluka [END]

  • WpView
    Reads 54,815
  • WpVote
    Votes 1,852
  • WpPart
    Parts 55
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Wed, Apr 29, 2020
WpInfo
Fiction
Romance
"KENAPA GUE SELALU SAKIT HATI. KENAPA GUE GAK BAHAGIA, KENAPAAAAA!" ucap dean histeris. Deandra Andita Putri seorang wanita yang aktif, ceria, baik hati, dan pintar. Namun urusan kebahagiaan ia selalu saja tidak merasakan kebahagiaan yang sangat sempurna. Ditambah lagi dengan kisah cinta nya yang sangat rumit Sampai sampai ia bingung harus berbuat apa. Lelaki yang ia cintai bukanlah lelaki yang baik. Dean selalu sakit hati setelah merasa bahagia. Hati yang tersakiti mungkin sudah menjadi santapan nya. Dia selalu tegar untuk menghadapi semua kisah rumit ini. Karena ia mempunyai sahabat yang sangat baik. "Gue harap setelah masalah yang gue hadapi akan ada kebahagiaan di masa depan yang cerah" ucap dean sendu. . . Hai guys. Mampir ya ke cerita ini, semoga kalian suka. Jangan lupa tinggalkan jejak kalian dengan menekan gambar bintang(VOTE). Terimakasih❤
All Rights Reserved
#8
azzahra
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • HIDDEN I (The End)
  • Ex Brother in Law (Tamat)
  • Antara Cinta dan Lara
  • I HATE YOU, I LOVE YOU [COMPLETED]
  • Mari Kita Berdamai dengan Luka  (TAMAT)
  • Double'A Season 2
  • AFFAIR (Completed)
  • Love That Kills (Completed)✅
  • Still The Same

"Apa yang bisa dibanggakan darimu?" Sebuah hubungan yang kompleks antara seorang ayah dan anak perempuannya. Ayah tersebut tidak pernah menunjukkan kasih sayang dan penerimaan terhadap anaknya, bahkan menganggapnya sebagai beban keluarga. *** Diasha hanya ingin satu hal, dicintai oleh ayahnya sendiri. Namun kasih sayang itu tak pernah datang, bahkan seolah tak pernah diharapkan. Ia tumbuh dalam rumah yang penuh dingin dan diam, mencoba menjadi anak baik agar dilihat, agar dianggap tapi hasilnya selalu sama, hampa. Meski begitu, Diasha tak pernah benar-benar bisa membenci ayahnya. Di hatinya, pria itu tetap sosok penting yang tak tergantikan. Sayangnya, apakah ayahnya berpikir hal yang sama? Ketika cinta yang seharusnya melindungi justru melukai, Diasha dihadapkan pada pertanyaan paling pahit dalam hidupnya: Apa gunanya hidup... jika rasanya seperti mati Attention: Cerita ini mengandung tema yang sensitif dan dapat memicu emosi yang kuat pada pembaca, terutama bagi mereka yang pernah mengalami pengalaman serupa. Mohon untuk tidak terlalu terpengaruh oleh cerita ini. Penulis tidak bertanggung jawab atas segala reaksi emosi yang mungkin timbul, termasuk kebutuhan akan tisu. •dilarang keras menciplak karya ini•

More details
WpActionLinkContent Guidelines