Never click suspicious links
Reminder: Wattpad will never ask for passwords, payment information, or other sensitive account security details.
Bara
  • WpView
    Reads 20
  • WpVote
    Votes 5
  • WpPart
    Parts 1
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Sun, Dec 16, 2018
Kalo kata Bara, Candela punya ilmu kebal. Tetap keliatan baik-baik aja padahal udah sering dia tolak pake mulut sadisnya. Berkat Candela sekarang hidup Bara jauh dari kata tentram. Rasanya kalo ketemu Candela, Bara pengen nelen hidup-hidup itu cewek. Candela kayak gak pernah ada abisnya buat ngedeketin dia. Bara suka nanya kenapa Candela bisa suka sama dia? Tapi Candela malah jawab soalnya Bara suka juga sama Candela. Kalo dulu Bara bakal nyuruh Candela minum obat penghilang halusinasi. Beda lagi ketika Bara mengetahui hal yang selama ini dilupakannya, Tapi sudah terlambat karena Candela memutuskan untuk berhenti, berkat dorongan teman-temannya dan hadirnya Alvaro Adhyastra. apakah perjuangan seseorang yang sudah sejauh ini bisa sia-sia juga? Lantas untuk apa sebuah perjuangan jika tidak pernah dihargai?
All Rights Reserved
#370
bara
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Bahagia & Luka (END)
  • Perfect uncle ✓
  • Arsyilazka
  • AL AL GANG [Complicated]
  • Kelas A [End]
  • Nara [SUDAH TERBIT]
  • VARA [HIATUS]
  • Love Does'nt Look At Difference
  • INDESTRUCTIBLE [TAMAT]

HARAP FOLLOW DULU SEBELUM BACA! [Siapin tissue sebelum baca!] "Denger Shania, gue nggak pernah mengharapkan pertunangan ini. Ngerti?!" ucap Bara dengan penuh penekanan. Shania adalah sosok gadis cantik dengan hati lembut yang penuh kesabaran. Tetapi, tetap saja setiap orang pasti memiliki batas kesabarannya masing-masing. Shania bukanlah gadis yang beruntung karena memiliki kekayaan serta keinginannya yang selalu terpenuhi. Dia juga memiliki beban hidup yang sangat berat seperti manusia lainnya. Dia memiliki penyakit jantung. Shania membiarkan air matanya yang mengalir. "Gue minta maaf kalo selama ini gue cuma ngerepotin lo dengan penyakit gue ini. Bara, gue janji nggak akan nyusahin lo lagi. Gue sayang sama lo. Beri gue kesempatan buat memperbaiki semuanya, gue bakal berusaha sekuat tenaga buat sembuh biar lo bisa nerima gue. Jadi, tolong tunggu sampe waktu itu tiba. Gue mohon.." "Gue nggak peduli sama kesembuhan lo. Seandainya aja lo nggak pernah ada di kehidupan gue, pasti semua bakal baik-baik aja. Hahh miris, kenapa gue harus ditakdirin sama lo?" seru Bara. Bara adalah teman masa kecil Shania. Gadis itu sangat menyukainya. Dulu Bara tidak pernah bersikap kasar padanya, namun kini keadaan sudah berubah. Dan apa sebenarnya alasan Bara melakukan itu? Hingga kemudian Arkan datang di kehidupan Shania. Dia adalah sahabat Bara. Dia yang selalu menghibur Shania setiap kali gadis itu sedih. "Jangan terlalu mengemis cinta, ingat kita itu punya harga diri. Dan cewek itu kodratnya dikejar, bukan mengejar!" ujar Arkan pada Shania. Seiring berjalannya waktu, Shania mulai membenci Bara. Tapi bagaimana jika orang yang ia benci itulah yang justru menjadi malaikat penolongnya? Lalu apa kabar dengan hati Arkan yang mulai menyukai Shania? "Gue percaya. Gue terlahir untuk menikmati bahagia dan luka." #Shania. [Terinspirasi dari drakor Extra Ordinary You. Pencinta Drakor pasti tahu wkwk.]

More details
WpActionLinkContent Guidelines