Cinta itu Dusta

Cinta itu Dusta

  • WpView
    Reads 59,301
  • WpVote
    Votes 743
  • WpPart
    Parts 12
WpMetadataReadMatureOngoing
WpMetadataNoticeLast published Sat, Apr 13, 2019
18++ (Judul sebelumnya : (Mungkin) Cinta) Alinka menyadari jika di usianya kini bukan saatnya lagi untuk bermain cinta. Dia harus mulai serius mencari pria yang bisa menemaninya seumur hidup. Ya, itu harapannya. Namun menyaksikan kehidupan rumah tangga sang kakak yang tak ubahnya seperti melodrama yang berakhir sad ending, dia mulai berpikir ulang dan memutuskan kembali menjadi petualang cinta.
All Rights Reserved
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Timpang Tindih
  • Glamour (COMPLETED)
  • May I Love You?
  • Chayyara
  • Behind Our Eyes
  • Ragu Semesta
  • AMNESIAL (END)
  • Anindita [TERBIT]
  • RUN-AWAY
  • Saga Anin / Salah Target (Tamat)

Gistara Arawinda mengambil keputusan tidak adanya anak dalam pernikahannya. Bukan karena ia tidak menyukai anak-anak. Profesinya sebagai seorang dokter spesialis anak, sudah cukup menggambarkan betapa ia mencintai makhluk polos itu. Tumbuh dan memelihara luka batin akan pigur seorang ibu, menjadi alasan besar Gistara. Ia takut menjadi seperti ibunya. Ia tak ingin menciptakan luka Gistara yang lain di dalam tubuh kecil anaknya. Tuhan maha membalikkan hati manusia, sembilan tahun pernikahan mereka, Gistara berubah pikiran. Dalam hidupnya, setidaknya ia harus punya satu malaikat kecil nan menggemaskan itu. Namun, di tengah proses mendapatkan itu semua, bak disambar petir di tengah hari bolong. Di rumah sakit yang sama, ia mendapati sang mertua merawat wanita muda pasca keguguran anak dari Sultan Arrasyah---suaminya. Semesta seakan sedang mengoloknya, pandangan remeh sang mertua tentang ketidakmampuan memberinya garis keturunan pun, membuat Gistara memendam tekad. Di usianya yang ke 37 tahun, akankah ia mampu bersaing dengan wanita yang jauh lebih muda darinya, demi menghadirkan yang diinginkan sang mertua? Terlebih saat hati sang suami perlahan semakin timpang terhadap ia dan madunya? Atau ... ia lebih memilih untuk menyerah dan pergi?

More details
WpActionLinkContent Guidelines