DEARA ( HIATUS )

DEARA ( HIATUS )

  • WpView
    Membaca 133
  • WpVote
    Vote 27
  • WpPart
    Bab 4
WpMetadataReadBersambung
WpMetadataNoticePublikasi terakhir Sel, Des 18, 2018
WpInfo
Fiksi
Romansa
"Lo itu bukan dia kan?!" ucap Debby dengan ragu sambil memegang bahu Yara dengan kuat. "Tentu saja bukan. Kenapa Yara selalu disangkut-pautkan dengan dia sih, By?" Yara meringis akibat cekalan Debby dibahunya. Dengan tidak percaya nya.. Debby bisa bilang seperti itu lagi kepada Yara. "Apa segitu kentara nya dia di hidup kamu?" lanjut Yara dengan tatapan nanar. Debby melepaskan pegangannya di bahu Yara. Dia menunduk, dia hanya diam menelaah apa yang barusan dia ucapkan kepada Yara. Dia sadar kalo ini salah.. ya salah. Ini hanya ilusi dia. Seharusnya dia tidak seperti ini terhadap Yara, yang jelas jelas sudah mengembalikan kehidupannya menjadi lebih berwarna lagi. "Sorry, Ra. Sorry." Debby mengangkat kepala nya untuk menatap Yara kembali. Memegang kedua tangan Yara dengan lembut. "Maafin aku, Ra.. Aku..." Tapi... © Copyright @ILENANR / 2018
Seluruh Hak Cipta Dilindungi Undang-Undang
Bergabunglah dengan komunitas bercerita terbesarDapatkan rekomendasi cerita yang dipersonalisasi, simpan cerita favoritmu ke perpustakaan, dan berikan komentar serta vote untuk membangun komunitasmu.
Illustration

anda mungkin juga menyukai

  • Where The Feelings
  • Adara (TAMAT)
  • Ketua Kelas VS Wakil Ketua Kelas (COMPLETED)
  • My Bad Life
  • P R A G M A ✓ (TERBIT & LENGKAP)
  • F A K E ? [End]
  • LEARA
  • GERA (SUDAH TERBIT)
  • KIARILHAM【END】
  • Absquatulate [Sudah Terbit]

Perasaan itu terus membelenggu. Perasaan yang aku pikir bernama cinta, terasa lelah karena telah menunggu tujuh tahun lamanya. Raka sahabat kecilku, dia yang kutunggu. Dia yang hadir, terasa menyenangkan, dia yang hadir sebagai penolong disetiap mataku tertutup. Dia Raihan. Bodoh, karena aku telah menyakitinya. Bodoh karena setelah aku menyakitinya, aku sadar dia yang aku cintai. Ya laki-laki yang aku cintai. Adalah orang yang pertama Kali mengucapkan selamat atas resminya aku menjadi pacar orang lain. Dan aku lupa tentang diriku. Aku yang tidak bisa berlama-lama bersama mereka, seharusnya aku mengingat itu sejak awal. Dan seharusnya aku tidak mengenal cinta, karena aku tahu. Aku tidak akan lama.

Detail lengkap
WpActionLinkPanduan Muatan