Abbiamo aggiornato le nostre Linee Guida sul Contenuto.
Consulta le linee guida più recenti per continuare a condividere storie in sicurezza.
Detak Sepatu

Detak Sepatu

  • WpView
    LETTURE 259
  • WpVote
    Voti 27
  • WpPart
    Parti 14
WpMetadataReadCompleta mar, feb 26, 2019
WpInfo
Poesia
Sepasang makhluk yang menjadi saksi bisu perjalananku melewati lembah kehancuran, sungai-sungai kesedihan, hingga mendaki gunung-gunung keputusasaan. Sepasang yang tetap bersamaku menjadi teman meski kotor tak terurus. Sepasang yang mencari tahu arahku menemukan pasanganku. Sepasang yang mengajariku kebersamaan meski tertumpuk draf-draf masalah. Ialah sepatu; guru terbaik perjodohan. Selamat merenungi diri dibalik kebenaran-kebenaran nasehat sepasang sepatu. -Andi Fahrul Rozi- Oh iya, maaf bila awal-awal puisi ini terkesan prosais, miskin diksi, dan tak beda jauh seperti diary-diary. Mereka adalah puisi-puisi lama yang tak bisa aku seperti sekarang bila tanpa mereka. Dan juga sebab kata bang Sapardi Djoko Pinurbo..., eh Darmono. ~Poetry is Poetry~ "Puisi adalah saat penulisnya menyebutnya puisi." Kamu tak bilang puisiku bagus ya tak apa, setidaknya ada aku yang mencintai mereka ^^ Selamat datang di wahana kebun wisata kata-kata~ *cekrek *cekrek
Tutti i diritti riservati
#1
shoes
WpChevronRight
Entra a far parte della più grande comunità di narrativa al mondoFatti consigliare le migliori storie da leggere, salva le tue preferite nella tua Biblioteca, commenta e vota per essere ancora più parte della comunità.
Illustration

Potrebbe anche piacerti

  • BITCH
  • Sepatah Kata
  • WITH YOU | END
  • Aksara Tak Bertuan
  • Surat Cinta untuk Diriku Sendiri
  • JINGGA
  • Samudra Kata
  • Jatuh Cinta itu Luka
  • 23 Senandika Bisu [DONE✔️]
BITCH

Ada bagian yang diprivate. Sebelum baca follow dulu. --Love You All-- Keytha Darmawan-- Takdir yang membuatku masuk kedalam dunia penuh dengan kemaksiatan. Aku benci hidupku, aku benci ditakdirkan hidup bila hidupku hanya penuh desahan lelaki hidung belang. Aku benci Tuhan yang selalu membuatku semakin sepi. Aku benci dunia ini. Adakah dirimu yang begitu mencintaiku tanpa melihat wajahku yang cantik, tubuhku yang seksi, dan hartaku yang berlimpah. Maukah kau dengan aku yang hina? Maukah kau dengan ku yang sederhana? Maukah kau dengan ku yang sudah tidak cantik lagi? Maukah kau mendekapku yang menangis? Maukah kau menciumku yang tersakiti? Maukah kau menuntunku kepadamu yang ku cintai? Dan maukah kau bertahan dengan hidupku yang malang ini? Reyfano Achmad Dirgantara-- Entah apa yang harus kulakukan. Berulangkali aku sudah putus asa dengan hidupku yang selalu disakiti oleh seorang wanita. Aku tidak peduli dengan kau yang hina. Aku tidak peduli kau berasal dari keluarga kaya, keluarga sederhana, atau bahkan keluarga miskin. Aku tidak peduli kau yang cantik atau pun tidak. Asalkan semua itu ku terima darimu yang benar-benar mencintaiku dengan tulus. Aku akan memelukmu disaat kau menangis. Aku akan menciummu disaat kau tersakiti. Aku akan menuntunmu padaku yang saat ini menunggumu dengan cintaku. Aku akan membuat hidupmu yang terasa sepi akan menjadi lebih berwarna.

Più dettagli
WpActionLinkLinee guida sui contenuti