Abyan Bara Wiryamata. Siapa yang tidak mengenal sosok playboy , bad bay, sekaligus tukang gosthing di sekolahnya? Namun hal itu tidak menutupi pesonanya yang begitu menarik di mata kaum hawa.
Seorang Bara tidak pernah serius menjalin hubungan dengan perempuan, baginya perempuan itu manusia kecil yang bisa di buang kapan saja, sama halnya dengan sampah, meskipun kecil sampah ya tetap sampah.
Adora Cinta Kamala, murid baru pindahan dari Tangerang itu mau tidak mau menjadi salah satu budak Bara, orang asing yang sering menganggu hidupnya.
Salam manis,
Fatmawati
Kencong-Jember.
Januari 2019
[Dihapus sebagian]
Tirta Ayudisa.
Seorang gadis 17 tahun yang gemar menyendiri. Tidak ada satupun teman yang dimilikinya. Gadis baik yang dianggap aneh semua orang karena sikap introvertnya. Karena kedua orang tuanya meninggal, Tata terpaksa harus pindah sekolah dan tinggal bersama omanya. Dia tidak memimpikan hal lain, hanya ingin hidup tenang untuk mencari ilmu, tanpa harus menjadi korban bullying.
Bara Hadrian.
Siswa SMA Pertiwi terkenal karena segala kesempurnaan yang menempel pada dirinya. Salah satu dari tiga serangkai yang banyak dipuja para siswi. Tapi, tidak ada satupun dari mereka yang bisa membuat hati Bara terpikat. Hatinya sedingin es kutub utara dan sekeras batu karang di samudera.
Entah sengaja atau tidak, mereka pertama kali bertemu di antara banyaknya manusia yang lain. Lalu takdir mempertemukan mereka dalam kisah yang terus berlanjut, naik turun, berkelok-kelok. Akhirnya? Siapa yang tahu?
(17 September 2019-26 Oktober 2019)
***
Cerita ini pure bin murni hasil imajinasi dan renungan keras author. Mohon dihargai dengan cara terbaik versi kalian.