We've updated our Content Guidelines.
Review the latest guidelines to keep sharing stories safely.
Love Choise

Love Choise

  • WpView
    Reads 12
  • WpVote
    Votes 0
  • WpPart
    Parts 1
WpMetadataReadMatureOngoing
WpMetadataNoticeLast published Mon, Dec 10, 2018
WpInfo
Fiction
Romance
Dunia ini gk adil ya, ketika aku hanya setia dengan kamu, eh kamu nya 'setia' sama banyak cewek. Lalu saat aku dekat sama cowok lain yang cuma sebatas temen kamu marah sama aku, bahkan pukul aku. Tapi saat kamu bahkan cium cewek lain di hadapanku, aku marah aja gak boleh, malah aku yang kamu marahin. Emang cinta gini banget ya? kalau memang cinta semenyakitkan ini, aku berharap enggak pernah kenal yang namanya cinta. Lalu setelah semua yang udah kamu lakuin ke aku, apa kamu masih pantas aku cintai? apa kamu masih pantas aku perjuangkan? kalau aku sendiri aja disini seolah enggak pernah kamu perjuangin. Kamu tau berjuang untuk orang yang enggak pernah perjuangin kita itu seperti memeluk duri, semakin kamu memeluknya maka semakin sakit yang kamu rasakan. Hidup itu pilihan dan aku memilih melepaskan duri itu, karena aku sudah berada dititik terlelahku menahan sakit ini. -(Y/n)
All Rights Reserved
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Akar dan Ranting
  • DALAM DETAK (SELESAI)
  • The Lonely
  • [End] Behind The Color
  • pernah yang tak kan terulang kembali(love story from the author)
  • ALTER EGO (TAMAT)
  • HE IS MY MINE!
  • Love Setan(FINISH)
  • -Silent Love- TS(2) SUDAH TERBIT
  • Haruskah Mati? √PART LENGKAP [TERBIT]

Cinta memang hadir tanpa kita sadari, bahkan tanpa kita inginkan cinta tela menjadi satu bersama aliran darah. Rumit. Aku tidak pernah merasakan hal bodoh semacam ini. Apa aku baru sadar? Bahwa dialah satu-satunya yang selalu ada dalam hidupku? Dan dia satu-satunya yang selama ini aku nantikan. Kalian paham? Satu-satunya dan satu-satunya? Ya, ada dua cinta yang tumbuh dalam hati yang sama. Haruskah aku memilih? Keduanya bukan pilihan. Ada yang bisa membantuku keluar dari sini?

More details
WpActionLinkContent Guidelines