Sajak Asmara

Sajak Asmara

  • WpView
    Membaca 297
  • WpVote
    Vote 8
  • WpPart
    Bab 14
WpMetadataReadBersambung
WpMetadataNoticePublikasi terakhir Sab, Mei 30, 2020
WpInfo
Puisi
Pertemuan aksara yang memicu kenangan. Memikat hubungan walau sebatas angan. Aku menyatakan iya pada puing-puing yang kau buat luka. Iya... Aku cinta luka yang kau ukir laksana permainan logika. Temui aku pada tempat biasa. Tempat dimana kamu terbiasa menyapa. Aku masih berada disana. Meski hati kita tak lagi sama. 10 Desember 2018
Seluruh Hak Cipta Dilindungi Undang-Undang
Bergabunglah dengan komunitas bercerita terbesarDapatkan rekomendasi cerita yang dipersonalisasi, simpan cerita favoritmu ke perpustakaan, dan berikan komentar serta vote untuk membangun komunitasmu.
Illustration

anda mungkin juga menyukai

  • Fragmen Waktu
  • Erlangga
  • UNDERTOW || Babymonster-HIATUS
  • SajakSesak 2 [Arief Aumar]
  • Breathe
  • Sudut Luka Nazea

Sebuah perjalanan dalam detik-detik yang hilang. Di setiap sudutnya meninggalkan potongan-potongan kenangan yang tak lagi utuh, emosi yang tak terungkap, dan rindu yang tertahan diantara waktu yang terus berlalu. Manusia berpindah, namun ia menetap. Aku tempatkan ia disini sebagai wujud penghormatan pada fragmen waktu yang meninggalkan bekas. Abadilah dalam setiap tulisanku. Tertanda, Manusia yang telah berani menerima segala patah, dan merangkul luka.

Detail lengkap
WpActionLinkPanduan Muatan