A Piece of The Moon

A Piece of The Moon

  • WpView
    MGA BUMASA 202
  • WpVote
    Mga Boto 19
  • WpPart
    Mga Parte 4
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeHuling na-publish Sat, Jan 5, 2019
Takdir terkadang suka melakukan hal yang tidak terduga. Dua anak manusia yang memiliki latar belakang berbeda bisa dipertemukan walaupun nggak melulu karena cinta. Orang bilang campur tangan takdir atas benang kehidupan manusia itu klise, tetapi kenyataannya nggak sedikit orang yang merasa berterimakasih atas pertautan tersebut. Bisa jadi yang semula terpaksa dan tidak nyaman menjadi akrab dan terbuka. Adam, siswa berandal yang sering kali bolak-balik ruang BK layaknya rumah kedua. Sementara Aleah, siswi juara kelas dan murid teladan. Keduanya adalah salah satu contoh benang kehidupan yang dipertemukan. Cerita keduanya pun bermula saat pemilihan organisasi kelas tahun ajaran baru di kelas dua belas. Hal tersebut mengharuskan Adam dan Aleah mengenal satu sama lain sebab keduanya bertanggung jawab atas posisi ketua dan wakil ketua kelas. copyright ©2018 by habib
All Rights Reserved
#87
ketuakelas
WpChevronRight
Sumali sa pinakamalaking komunidad ng pagkukuwentoMakakuha ng personalized na mga rekomendasyon ng kuwento, i-save ang iyong mga paborito sa iyong library, at magkomento at bumoto para lumago ang iyong komunidad.
Illustration

Magugustuhan mo rin ang

  • CLASS F
  • Back To Change i'm aletha now ! #wattys2018
  • Pal In Love
  • Satu Langkah
  • Kinara: Love Yourself
  • Hi ALANO
  • Coldgirl And Badboy [Completed]
  • Bad Boys Of Bad Girls ( COMPLETED )
  • Perempuan Kahfi
  • Reandra [END]
CLASS F

Kelas F di mata penghuni sekolah : 1. Kumpulan anak dengan IQ jongkok. 2. Penghuni tetap ranking 20 terbawah di jurusannya. 3. Solidaritas dalam kelas nilainya F alias fana. Nyaris tidak pernah tercipta. 4. Trouble maker alias parasit sekolah. 5. Para pemilik masa depan kurang jelas. Perihal pernyataan di atas fakta atau bukan, itu tergantung cara kalian memandangnya. Yang jelas, anak-anak itu tidak peduli, atau memilih untuk masa bodoh dengan penilaian manusia-manusia yang merasa dirinya lebih baik dari orang lain. Mereka tidak peduli dengan nilai ulangan yang tidak mencapai KKM, dengan materi pelajaran yang diberikan guru, dengan PR yg harus dikumpulkan tepat waktu, dengan tata tertib dan aturan yang tidak boleh dilanggar, juga tentang ujian nasional yang katanya menentukan masa depan. Hingga suatu hari, sang wali kelas terancam dipecat karena dianggap gagal mendidik mereka. Hanya ada dua pilihan yang bisa dilakukan anak-anak itu. Menjadi egois atau peduli. °°° A/n. Cerita ini ditulis sebagai salah satu bentuk kampanye #IndonesiaMembaca dengan bertemakan Teen Literature. #TeenlitIndonesia @teenlitindonesia

Karagdagang detalye
WpActionLinkMga Alituntunin ng Nilalaman