Story cover for ATHATA ( On Going ) by litaeta08
ATHATA ( On Going )
  • WpView
    LECTURAS 3,229
  • WpVote
    Votos 928
  • WpPart
    Partes 24
  • WpView
    LECTURAS 3,229
  • WpVote
    Votos 928
  • WpPart
    Partes 24
Continúa, Has publicado dic 11, 2018
Hidup itu perlu warna untuk memaknainya dan membuat hidup terasa lebih berkesan, gimana jika salah satu warna hilang? Apa itu akan terasa berbeda?. 

Kisah seorang gadis remaja yang membayangkan hidup penuh warna dimasa Putih Abu-Abunya.

"Lo suka gue?"

Deg. 

Dalam benaknya kenapa Atha tanya seperti itu? Apa dia udah tau perasaan gue kalau selama ini gue suka? 

"JAWAB JUJUR!!"

"Iya," jawab Tata lirih tetapi masih terdengar oleh Atha. 

"Buang rasa itu!"

"Kenapa?"

"KARNA GUE NGGA MAU KALAU ADA CEWE YANG SUKA SAMA GUE! Sekarang lo pergi dari sini dan gue harap rasa lo ke gue ilang!"


Akan kah kehidupanya akan dipenuhi dengan warna-warni itu?
Todos los derechos reservados
Regístrate para añadir ATHATA ( On Going ) a tu biblioteca y recibir actualizaciones
O
#385berjuang
Pautas de Contenido
Quizás también te guste
Quizás también te guste
Slide 1 of 10
Nissa & Nathan (COMPLETED) cover
Destiny said. {BERSAMBUNG} cover
DRABIA [END] cover
Never be Alone cover
❬ ✓ ❭ Transisi Fundamental cover
💞Takdir Cinta💞 cover
Badboy! (AbhiAbi) cover
The Beautiful Night Sky [SUDAH TERBIT] cover
Still You [END] cover
Kapasitas Semesta cover

Nissa & Nathan (COMPLETED)

36 partes Concluida

(TAHAP REVISI) Nissa adalah siswi kelas XI IPA1 yang menyukai Nathan. Teman sekelas sekaligus The Most Wanted Boy SMA Bintang Mandiri. Berbagai hinaan dan cacian yang ia dapatkan tidak dipedulikannya, karena baginya yang terpenting adalah mendapatkan cinta seorang Nathan Lamborghini Tara. Semua berjalan mulus hingga seseorang di masa lalu Nissa datang disaat saat ia sudah lelah dengan semua perjuangannya. *** "Lo itu murahan atau apa, sih? Udah berapa kali gue bilang, jangan pernah deketin gue lagi. Lo budeg atau tuli, sih?" Nathan berucap ketus seraya menatap wajah perempuan yang sedang menunduk didepannya. "Huuu," sorak siswa siswi yang berada disana. "Gue emang udah tuli gara gara lo, tapi gue bukan murahan," Nissa menjeda sebentar. "Lo bilang gue pengganggu? Gue cuma pengen dapetin hati lo, apa itu sulit?" "Tapi gue enggak suka sama lo. Lo cuma pengganggu di hidup gue," Nissa tersenyum getir. "Gue pengganggu?" tanya Nissa dengan suara bergetar. "Fine, mulai sekarang gue gabakal ganggu lo lagi." Hati Nathan terasa tidak rela mendengar itu. Ia terus menatap langkah Nissa yang berjalan semakin jauh didepannya.