Januari 21 (SETEKA)

Januari 21 (SETEKA)

  • WpView
    LECTURI 867
  • WpVote
    Voturi 466
  • WpPart
    Capitole 6
WpMetadataReadÎn curs de desfăşurare
WpMetadataNoticeUltima publicare sâm, aug 17, 2019
Publish 23 December 2018 TRUE SHORT STORY 👉 Nama Samaran 👈 Bunga yang mulai berguguran kala musim kemarau tiba kini batangnya telah patah Dan mati mungkin itu puisi yang cocok untuk keadaan Khya saat ini seorang kakak yang ia sayangi kini telah tiada. perasaan yang hancur datang menghampirinya. perasaan yang Tak pernah ia harapkan datang tanpa permisi. entah, dia hanya biasa melihatnya dalam sebuah tayangan TV akan tetapi nyata sebuah kematian itu pasti Ada. #Author Tuhan... bila kau masih memberiku kesempatan izinkan aku tetap bersamanya Namun, jika waktuku telah habis Maka biarkan aku mengenangnya Tak adakah kata yang lebih sederhana untuk mengganti nama penyakit kakak, sehingga musibah ini Tak perlu seperti sinetron, hingga Tak perlu membuatku berdiri di puncak ketakutan yang Maha tinggi, tidak adakah pilihan lain yah Allah... Dan Tak kusangka Hal itu terjadi tolong siapapun ulurkan tangan untukku aku Tak sanggup menghadapi kisah ini, bangunkan aku dalam mimpi burukku sebelum aku terjatuh lebih dalam lagi... #Syauqia Nur Aqilah
Toate drepturile rezervate
#77
terakhir
WpChevronRight
Alătură-te celei mai largi comunități de povestiri din lumePrimește recomandări personalizate de povești, salvează-ți favoritele în biblioteca ta și comentează și votează pentru a-ți dezvolta comunitatea.
Illustration

S-ar putea să-ți placă și

  • Assalamu'alaikum Kekasih Impianku [END]
  • Coffee Of My Life
  • Saya Mencintaimu Karena Allah [Sudah Terbit]
  • Paper Hearts
  • Di Balik Niqab [TERBIT]
  • Sepertiga Malam Tentangnya
  • Takdir Tersembunyi 1 & 2 [SUDAH TERBIT✔️]
  • SERENDIPITY [COMPLETED]
  • Ikhlasku Merelakanmu (END)
  • Sesakit Inikah? [TERBIT]

𝐒𝐄𝐋𝐄𝐒𝐀𝐈 [𝐏𝐀𝐑𝐓 𝐋𝐄𝐍𝐆𝐊𝐀𝐏] [𝗦𝗽𝗶𝗿𝗶𝘁𝘂𝗮𝗹-𝗥𝗼𝗺𝗮𝗻𝗰𝗲] 𝗙𝗼𝗹𝗹𝗼𝘄 𝗮𝗸𝘂𝗻 𝘄𝗮𝘁𝘁𝗽𝗮𝗱𝗸𝘂:) ⚠️𝗗𝗜𝗟𝗔𝗥𝗔𝗡𝗚 𝗣𝗟𝗔𝗚𝗜𝗔𝗧⚠️ •••• Aku hanyalah perempuan biasa yang sedikit mengerti tentang Agama. Bahkan, bisa membaca Al-Qur'an saja, diriku bersyukur tak terkira. Aku memang sederhana, tak pandai bergaya, apalagi memamerkan keindahan wajah yang putih dan bersih seperti perempuan diluar sana. Akan tetapi, saat mengenalnya aku merasa aku mengagumi dirinya. Namun, aku tau diriku tak layak bila disandingkan dengannya. Dia adalah sosok yang begitu mapan, baik akhlak maupun tutur bahasanya. Dirinya seorang Hafidz Qur'an. Bahkan disegani banyak orang. Sedangkan diriku, hanya perempuan biasa. Daripada dia yang jelas mengerti Ilmu Agama. "Aku akan mengkhitbahmu," katanya berhasil membuatku mendongak seketika. "Kak maaf, tapi aku-" "Aku akan datang nanti malam," lanjutnya yang menimbulkan gejolak dalam dadaku. "Maaf Kak, tapi aku tidak pantas untuk Kakak. Aku hanya perempuan biasa yang tak pandai beragama. Bahkan Kakak tau itu, aku bisa membaca Al-Qur'an saja bersyukur Kak. Sedangkan Kakak, seorang Hafidz Qur'an, bahkan disegani banyak orang. Maaf, aku tidak pantas untuk Kakak, permisi. Wassalamu'alaikum." •••• #penasaran? Langsung cek ya:) Start : 30 Januari 2021 End : 08 Mei 2021 𝗖𝗘𝗥𝗜𝗧𝗔 𝗠𝗨𝗥𝗡𝗜 𝗔𝗦𝗟𝗜 𝗗𝗔𝗥𝗜 𝗣𝗘𝗠𝗜𝗞𝗜𝗥𝗔𝗡 𝗦𝗘𝗡𝗗𝗜𝗥𝗜. © Images from pinterest

Mai multe detalii
WpActionLinkLinii directoare referitoare la conținut