Kaisa
  • WpView
    Reads 213
  • WpVote
    Votes 4
  • WpPart
    Parts 7
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Sun, Apr 5, 2020
Apabila Mulut terkatup, maka Mata yang mengambil alih kata Saat Mata tertutup, maka Telinga yang mengenali keadaan Jika Telinga berdengung, maka Hati yang menguasai segala hal. Disini hanya sepenggal do'a yang mampu ku ucap, berharap kau mau mengenali kehadiran ku. Mengerti bahwa ada aku yang seharusnya penting bagimu. Dari Matamu, aku tau ada sepenggal rasa yang tertinggal untuknya, dari matamu aku pun tau ada keraguan yang besar untukku. Tapi sekali lagi, aku akan berjuang dan bertahan untuk selalu ada. Namun bila saatnya tiba, aku akan menjauh, pergi bila memang itu yang terbaik. Untukmu, untukku, untuknya dan untuk kita.
All Rights Reserved
#122
keikhlasan
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • UNREQUITED LOVE
  • My Bad Girl (Freenbecky)
  • Risalah Hati (ZeeSha) [END]
  • TAKDIR ANGELINA CHRISTY (END)
  • EGOku
  • AKSARA LARA(END)
  • BACKBURNER
  • Bidadari Di Balik Niqab (END)
  • De Caelum

Andai engkau tak berani melangkah, andai engkau menyerah tanpa mencoba untuk berjuang, mungkin kau tak akan tahu takdir indah yang sudah menunggu didepan sana. Terkadang kemungkinan-kemungkinan yang diciptakan pikiran, membuat hati yang berani lantas mendermakan kemundurannya. Itu kenapa penyesalan akan datang, setelah kesempatan yang kamu lewatkan begitu saja. Teruslah berdoa, dan jangan lelah melangitkan harapanmu. Walau jalan yang dilalui tak mudah, walau sakit mendera dada. Namun tetaplah percaya, bahwa ada keindahan yang sudah dipersiapkan sedemikian rupa baiknya untukmu. Kau boleh menangis, bahkan kau boleh memaki, asalkan dirimu merasa lega dan kembali berjuang setelahnya. Berjuanglah dengan diiringi keikhlasan dan rasa syukur yang besar. Karena ketika kamu dihadapkan dengan kegagalan, hatimu, pikiranmu dan dirimu siap untuk menerima segalanya. Menghangatlah dikehidupan yang sedingin kutub utara. Jadilah penyejuk untuk siapapun orang yang kamu temui. Ukirlah kisah dan sabdakanlah kebaikan, hingga beban dan amarahmu hanya berpusat pada daun kering yang terjatuh ke tanah.

More details
WpActionLinkContent Guidelines