Trust Me Yours

Trust Me Yours

  • WpView
    GELESEN 811
  • WpVote
    Stimmen 41
  • WpPart
    Teile 8
WpMetadataReadLaufend
WpMetadataNoticeZuletzt aktualisiert Mi., Apr. 15, 2020
WpInfo
Belletristik
Romantik
(EDISI REVISI) Berkisah tentang Nazwa El-Meira, seorang gadis cantik mahasiswa kedokteran. Dipaksa harus menerima perjodohan dengan pria yang tak lain adalah dosen di kampusnya. Revan Arkananta Raffasya, pria tampan, putra bungsu kyai besar, dokter muda dan dosen anatomi sebuah universitas di Surabaya. Lelaki yang sangat ideal bukan? Namun, bagaimana sebuah hubungan bisa berjalan jika keduanya masih belum lepas dari masa lalu masing-masing? Dan bagaimana jadinya jika masa lalu itu kembali muncul saat keduanya sudah mengatakan 'iya'
Alle Rechte vorbehalten
Werde Teil der größten Geschichtenerzähler-CommunityErhalte personalisierte Geschichtenempfehlungen, speichere deine Favoriten in deiner Bibliothek und kommentiere und stimme ab, um deine Community zu vergrößern.
Illustration

Vielleicht gefällt dir auch

  • Love In Profession[End]
  • Terjebak Kenangan Mas Dosen
  • Dosen Rangkap Tiga (END)-Tahap Revisi
  • SECOND? I DON'T MIND (TAMAT)
  • My Lecturer is My Boyfriend (END)
  • RAGALIKA  [END]√
  • Di Penghujung Waktu [COMPLETED]
  • Langit Untuk Laut
  • Rasa Dalam Sujudku

-Cerita ringan dan enggak berbelit,semoga suka -Belum di Revisi Cut Syifa Azzahra adalah seorang mahasiswi kedokteran yang terpaksa harus berhenti mencapai impiannya dan menjadi guru di sebuah desa kecil yang jauh dari hiruk pikuk kota lalu bagaimana kah pertemuan nya dengan seorang Dokter Muhammad Alzam yang menjadi relawan saat desa yang ia tempati sedang mengalami bencana alam ___ "ya allah , saya tidak punya hak untuk memarahi dokter, saya hanya mengingatkan, saya juga pernah telat tapi tidak marah saat di tegur" zara berjongkok untuk mengikat tali sepatunya yang lepas, dengan mulut tidak hentinya mengoceh "Pokok nya kamu memarahi saya zara! hati saya benar benar sakit" seperti biasa dengan tampang sok sedih dan satu tangan mengelus dada "sekarang apa lagi yang mau kamu lakukan? oh, saya tau, sepertinya kamu mau saya mati dengan tidak memberi saya makan pagi dan siang" zara menghela nafas pelan, mengumpulkan ogsigen, mengumpulkan ogsigen sebanyak banyaknya, rasanya beban hidupnya akan bertambah sekarang. oh tidak melainkan sejak kemarin

Mehr Details
WpActionLinkInhaltsrichtlinien