Single Sampai Halal

Single Sampai Halal

  • WpView
    Reads 34
  • WpVote
    Votes 3
  • WpPart
    Parts 1
WpMetadataReadMatureComplete Tue, Dec 11, 2018
Di saat malam pekat, Hening tiada terucap suatu kata. Hanya dapat memandang jauh ke atas atap langit langit kamar. Aku termangu sendirian dalam kesunyian , Tenggelam dalam kebisuan. Hanya hembusan angin malam yang memberi ke tenangan. kerusakan kebekuan menyusup setiap jengkal aliran darah. Kurela napas panjang untuk meredakan segala sesak yang ada. Cukup panggil aku, Linah. pagi tadi, teman menyapaku, Perkataan nya membuatku malam ini tidak bisa memejamkan mata. "Linah, kamu sudah punya pacar? pacar kamu sekarang siapa? " Tanya indah kepadaku. "Aku masih single, indah. Tidak punya pacar!" Jawabku singkat. "Ah ... yang bener? jangan bohong. Masa kamu tidak punya pacar!" "Aku tidak bohong, Indah. Beneran!" "Cepat cari pacar, Linah. Keburu tidak laku!" Bujuk indah padaku. "Emang nya kue, tidak laku. Tidak, indah. Aku tidak ingin pacaran, " Tukasku. "Kamu tidak mau pacaran? Yang bener! Aku sudah mau nikah loh, Lin. Sama pacar aku." "Aku ingin single sampai halal. Pacarannya nanti kalau udah nikah. Waaah ... Kamu sudah mau nikah yahh? Selamat ya, " "Iya, makanya kamu cepet cari pacar. Biar cepet nyusul aku, " Indah masih terus menyuruhku. "Tidak indah. Aku tidak mau cari pacar! Aku ingin seorang suami bukan pacar karna pacar itu membuat kita menjdi dosa indah! Jdi aku gak pacaran deh karna meningan singel sampe halal:)
All Rights Reserved
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • JANUS
  • Maafkan Aku Yang Masih Pacaran [SUDAH TERBIT]
  • REVAN [SELESAI]
  • Be My Husband [END]
  • ONLY SIX BOYS
  • Angel To Raya (END)
  • KEPINCUT BRONDONG
  • Silent, Please! (Re-up)
JANUS

"Jangan sampai ada yang tahu kalau kita pacaran!" "Iya, Kak." __________ "Punya otak tidak? Soal mudah seperti ini saja tidak bisa." "..." __________ "Mau jadi apa kamu, hah? Sudah punya pacar tapi keluyuran dengan laki-laki lain." "Apa kabar kamu yang pergi liburan dengan Valerie, Kak? Ber-du-a-an." "Tidak usah bawa-bawa Valerie! Dia itu beda sama kamu!" ___________ "Halo kak ... bisa ke-" "Aku lagi sama keluarga, Selen. Ada mama juga. Nanti aku telepon lagi. Aku tutup." Tut ... tut ... tut ... "Kapan? Saat aku sudah mati?" ___________ "Kita putus saja, Kak." "Jangan macam-macam, Selen! Kamu pikir hubungan kita ini main-main?!" "Bukan aku. Tapi kamu yang selalu mempermainkan hubungan kita, Kak. Lihat ... dia sudah menunggumu. Tunggu apa lagi? Pergilah ... seperti biasa." ___________ ‼️Tindakan plagiasi bukan semata-mata plagiasi saja. Itu juga merupakan cara membunuh yang terselubung. Membunuh perasaan si penulis. Membunuh kerja keras penulis. Membunuh keinginan penulis untuk bisa berkreasi dengan tenang. Artinya, seorang plagiator sama saja dengan seorang pembunuh 🙃‼️ Cover by Pinterest

More details
WpActionLinkContent Guidelines