berserah adalah nada terbaik pada masa-masa terburuk.

berserah adalah nada terbaik pada masa-masa terburuk.

  • WpView
    Reads 50
  • WpVote
    Votes 4
  • WpPart
    Parts 1
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Tue, Dec 11, 2018
WpInfo
Fiction
Romance
Itulah skenario semesta. Ada yang sangat menyayangi namun tak dapat memiliki. Ada yang berusaha memperjuangkan namun di abaikan. Ada yang telah lama menunggu namun berujung di tinggalkan. Ada yang di satukan perasaan,ada yang di pisahkan keadaan. Memang jalan fikir kita dengan semesta tak selalu seirama. Terkadang yang kamu berfikir dia yang terbaik, namun ternyata seseorang itu di datangkan hanya sebagai pelajaran terbaik. Dalam cerita hidup, ada seseorang yang memang di ciptakan untuk selalu mengisi hatimu, meski tak di takdirkan ada dalam hidupmu. Sebisa mungkin berdamailah, jangan sampai hal itu mengusik jalan hidupmu. Ikhlas menerima,rela melepaskan. Karena yang tidak diperuntukkan untuk kita, bukankah seharusnya tidak perlu dipaksa? Sebab, sekeras apapun kita mencoba tetap saja tak akan bisa. Memang tak ada yang mudah dari mengikhlaskan, namun akan sulit pula jika keinginanmu dipaksa di teruskan. Sebab jika dia memang untukmu, Tuhan akan mempermudah jalan ke arah situ. Dan jika usahamu telah sampai di titik tertinggi, namun cinta tetap tak bisa ia beri, mungkin inilah waktu yang tepat untuk berserah dan merelakan. Sebab, berserah adalah nada terbaik pada masa-masa terburuk. Berserah namun bukan berarti menyerah ya. Dan berserah bukan berarti kalah. Kamu tidak berputus asa, namun bisa di katakan lebih percaya pada takdirNya. Menyerah itu sangat mudah. Tetapi, jadilah pribadi yang kuat, yang terus berjuang bahkan dalam keadaan yang kurang menguntungkan. Hidup terlalu singkat untuk habiskan waktumu menangisi hal yang kamu inginkan tapi tak kamu dapatkan. Masih banyak hal lain yang bisa kamu kerjakan. Lakukan perjalanan,lakukan perbaikan. Memperbaiki diri, kembali menata hati. Untuk bersiap menjemput apa yang memang seharusnya kamu miliki. Rela menerima,tabah menghadapi, ikhlas menjalani. Karena bahagia itu dimulai selangkah saat kita merelakan apa yang membuat kita terluka.
All Rights Reserved
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Sepasang Sepatu Tanpa Arah [END]
  • Kenapa Harus Aku?! || Kim Sunoo [END]✓
  • Perjalanan Cintaku...
  • ANDAI AKU PUNYA KESEMPATAN LAGI (TAMAT)
  • di akhir perang
  • [3] My Wife Stella
  • Narasi patah hati
  • DALAM DETAK (SELESAI)
  • QODARULLAH
  • NO Khalwat UNTIL Akad (Halal Bersamamu)

"Lo gak sadar? Kita sama-sama hancur. Gak ada keharmonisan dikeluarga kita. Tapi lo bermimpi buat membangun rumah tangga sama gue? Lo pikir bisa? Lo yakin gak akan buat tuh anak menderita dengan kelakuan kita di masa depan? Lo yakin bisa jadi orang tua yang baik sedangkan darah lo mengalir dari dna seorang yang paling lo benci?!" "Lo mau buat gue mati ngenes kayak almarhumah nyokap lo? Atau mau sama-sama saling selingkuh kayak keluarga gue? JAWAB ZINO!" Kina hanya sekedar mantan kok bagi Zino. Iyakah? Tapi yakin hanya mantan? Memangnya ada mantan cemburu ketika melihat dia bersama yang lain? Ada ya mantan yang masih peduli? Mantan yang justru marah sampai berujung nikah? Nikahnya kepaksa karena situasi. Tapi perasaannya tulus dari hati. Mereka seperti sepasang sepatu yang melalui masalah hidup bersama dan melangkah tanpa arah yang jelas. Berusaha menemukan tempat terbaik sebagai tempat tujuan. Bagaimanakah cara dua broken home yang tak pernah merasakan kehangatan keluarga itu menciptakan sebuah keluarga yang harmonis demi buah hati mereka? Mampukah mereka menjadi orang tua yang baik? Sedangkan dalam hidup mereka sendiri tak pernah menemukan sosok yang bisa dijadikan sebagai panutan hidup. ____ ●Kalimat dalam cerita tidak baku ●Mungkin terdapat beberapa kesalahan yang tak disadari ~JANGAN LUPA MENINGGALKAN JEJAKNYA SETELAH MEMBACA. BERUPA VOTE & KOMEN~ ---- Cerita yang saya buat semata-mata hanya untuk menghibur dan tidak untuk menyinggung pihak mana pun. Maaf jika ada salah yang tidak saya sengaja ataupun tidak saya ketahui. ---- PERINGATAN..! CERITA YANG SAYA BUAT MURNI PEMIKIRAN SAYA SENDIRI. JADI TOLONG JANGAN COPY CERITA INI DENGAN ALASAN APAPUN..! PLAGIAT HARAP MENJAUH..! ___ Publikasi: 24-09-2023 ____

More details
WpActionLinkContent Guidelines