Fought For Yourself

Fought For Yourself

  • WpView
    LECTURAS 96
  • WpVote
    Votos 39
  • WpPart
    Partes 4
WpMetadataReadContinúa
WpMetadataNoticeÚltima publicación mié, ago 28, 2019
WpInfo
Fanfic
RWBY
Siapa sih yang gak kenal cowok satu ini? Tampan, pintar, tapi sikapnya cuek dan dingin. Tapi sikap itulah yang menjadi daya tarik cewek cewek di SMA Dirgantara. Siapa lagi kalau bukan Reyfano Aldhito Fareyzal ! Itu namanya, biasa dipanggil Fano. Rachelia Mikaella Agatha? Ya...ia gadis yang berparas cantik, tapi sikapnya suka jahil, egois, cerewet, pintarnya standar, ngak terlalu ramah, tapi tidak pernah menyerah. Ia selalu tersenyum dan ceria walau ada masalah. Tapi ia tidak pernah main main dengan urusan cinta. Tapi tidak menyangka dengan sifat yang dimiliki Agatha, ia hampir menyerah, tidak kuat, lemah dalam memperjuangkan cinta-nya. Fano!!!! Cowok itu yang sekarang mengisi hati Agatha. Tapi Agatha tidak tau hati Fano untuk gadis mana? Apakah cintanya Agatha terbalaskan? Atau mungkin sebaliknya? Mungkinkah agatha akan berhenti berjuang! Apa justru ia tetap memperjuangkan cintanya? @renni
Todos los derechos reservados
Únete a la comunidad narrativa más grandeObtén recomendaciones personalizadas de historias, guarda tus favoritas en tu biblioteca, y comenta y vota para hacer crecer tu comunidad.
Illustration

Quizás también te guste

  • Impossible
  • Di Balik Senyum Aga
  • Kakak Senior
  • AL AL GANG [Complicated]
  • ANNAYYARA (On going)
  • Through It Together
  • Transmigrasi: Love Punch
  • Bad Boy vs fussy Girl
  • Possesive Playboy

[SLOW UPDATE] Mungkin, kali ini dia hanyalah pendatang. Tapi, bagaimana jika suatu hari nanti dia lah yang menjadi penopang? ________ Cerita ini bermula ketika Ghea Andara, cewek pecinta seni yang berniat membongkar kasus kematian sahabatnya, Clara Anindita. Setelah kepindahannya dari SMA Pelita ke SMA Angkasa, membuat kehidupan Ghea semakin rumit. Terutama tentang kisah cintanya. Diluar dugaannya, orang yang selama ini ia cari ternyata bersembunyi di balik sifat baiknya. Apa yang dirasa baik, nyatanya tak sebaik apa yang dipikirnya selama ini. Mustahil kah jika siapa saja bisa menjadi pelakunya? *** "Gak mungkin dia..," lirihnya seraya membekap mulutnya tak percaya. "Tapi kalo kenyataannya seperti itu, kita gak bisa apa-apa," "Gak!" "Ini mustahil!" "Gak mungkin!" "Bagaimana bisa?!" Ia hanya bisa menatap gadis di depannya ini dengan wajah sendu. Kini, jiwa itu seolah rapuh. Seakan tak bisa menerima kenyataan bahwa orang yang berhasil singgah di hatinya, ternyata adalah orang yang membuat nyawa sahabatnya melayang.

Más detalles
WpActionLinkPautas de Contenido