We've updated our Content Guidelines.
Review the latest guidelines to keep sharing stories safely.
Hati Kau Tak Adil

Hati Kau Tak Adil

  • WpView
    Reads 34
  • WpVote
    Votes 1
  • WpPart
    Parts 4
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Thu, Dec 27, 2018
WpInfo
Fiction
Romance
Mengapa disaat kita sudah menetapkan hati kepada seseorang, Selalu ada saja yang datang untuk menempati sisi lain hati itu. Cinta kenapa engkau ada, Hati kau sungguh tak adil. Andai saja hati kau hanya muat untuk satu nama saja. Dan tak kan terisi lagi dengan nama-nama yang lain. Yaaa... Itulah yang di rasakan Nadin setiap saat iya memiliki cinta untuk seseorang. Begitu juga untuk saat ini, Disaat hatinya telah lama menetap sebuah nama yaitu Andre. Cowok yang begitu tulus menyaganginya. Tetapi tidak untuk Nadin, walaupun dia menyayangi Andre dengan mudahnya hati Nadin tetap bisa ditempati cowok lain. Yah, Siapa lagi Daffa namanya. Walaupun Nadin telah brontak dengan keinginannya itu. Memang benar kau hati sungguh tak adil.
All Rights Reserved
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Nadi Membenci Hati
  • Salah Sangka,Salah rasa!
  • NADIN
  • Ciao Adiós
  • PACARAN??? (COMPLETE)
  • RAJAWALI
  • Persona
  • Asmaranya Arjuna

Namanya juga sudah cinta, menjadi gila pun tak mengapa. Nadi nekat mendaftar ke sekolah teknik demi satu alasan. Fatir. Cowok yang diam-diam dia suka sejak SMP. Tanpa pikir panjang, Nadi mengikuti jejaknya. Masalahnya, di kelas barunya, dia satu-satunya cewek di antara sekumpulan cowok dengan energi berlebih dan selera humor yang kadang bikin geleng-geleng kepala. Awalnya, Nadi kesulitan beradaptasi. Akan tetapi, lambat laun, dia mulai menikmati hari-harinya. Terutama karena bisa lebih dekat dengan Fatir. Usahanya tidak sia-sia. Setelah beberapa bulan, Fatir akhirnya meliriknya dan mereka mulai dekat. Nadi pikir perjuangannya selesai. Nyatanya, Fatir bukan cuma pacarnya. Cowok itu juga pacar orang lain. Fatir punya sistem yang unik. Dia punya pacar untuk setiap hari dalam seminggu dan Nadi mendapatkan hari Sabtu. Awalnya, Nadi menutup mata, pura-pura tidak peduli, asalkan tetap bisa bersama Fatir. Namun, lama-kelamaan, Nadi mulai bertanya pada dirinya sendiri. Apakah cinta seharusnya dibagi? Ataukah dia hanya sedang mempertahankan sesuatu yang seharusnya dia lepaskan? Sekarang, Nadi harus memilih. Tetap menjadi "Pacar Sabtu" atau pergi dan menemukan dirinya sendiri?

More details
WpActionLinkContent Guidelines