Rembulan di Langit Batavia (Terbit)

Rembulan di Langit Batavia (Terbit)

  • WpView
    Reads 24,927
  • WpVote
    Votes 1,718
  • WpPart
    Parts 16
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Mon, Apr 29, 2019
WpInfo
Fiction
Historical
Perjalanan Edward van Starkenborgh ke Hindia Belanda mempertemukannya dengan gadis Batavia bernama Mariam. Mariam tidak hanya menjadi teman untuk mengenal lebih jauh negara yang menjadi daerah jajahan bangsanya, tapi lebih dari itu. Edward terpesona dengan gadis itu dan terjebak pada perbedaan yang menganga di antara keduanya. Tidak hanya masalah ras, tetapi juga agama. "Kenapa? Apa karena aku kulit putih dan kau berwarna? Apa karena aku ras Kaukasoid dan kau Malayan Mongoloid? Kita tidak bisa memilih di mana kita akan dilahirkan. Sama seperti halnya kita tidak bisa memilih kepada siapa kita akan jatuh cinta, tapi ... kita bisa memilih kepada siapa hati ini akan dilabuhkan?"
All Rights Reserved
#4
romancehistorical
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Ellie's Redamancy
  • Knielen
  • di bawah langit hindia
  • Kembang Kinasih (TERBIT)
  • GAJAH MADA ; Megat Roso
  • Pyramid: Temaram
  • Pengkhianatan di Atas Kehormatan [TERBIT]
  • Langit biru dimataku [ END ]
  • Shadows of the Past

-Redamancy- A love returned in full; Ini tentang isi hati seorang gadis Belanda yang ditinggal oleh laki-laki yang selalu mengisi penuh hatinya. Ia membenci pribumi, namun ia tergila-gila pada laki-laki yang memiliki setengah darah pribumi dalam dirinya; Hoesni. Elizabeth harus menelan pahit kenyataan cintanya tak pernah berbalas, memaksakan diri untuk melupakan laki-laki itu dan menikah dengan seorang pengusaha kaya raya berkebangsaan Belanda di Bandoeng. Namun ternyata ia tak hanya membenci inlander, ia juga membenci suaminya. Ia gagal memperbaiki retak yang ada di hatinya. Ia tak lagi percaya cinta, ia tak lagi percaya kebaikan Tuhan. Dengan segala kebencian yang ia miliki terhadap para inlander dan bangsanya sendiri, siapa sangka seorang laki-laki bumiputera yang bekerja sebagai tukang kebun di rumah suaminya hadir dan mulai mengisi segala retak yang ada? Kini Elizabeth turut membenci takdir yang diberikan Tuhan kepadanya.

More details
WpActionLinkContent Guidelines