MUSLIMKU 2013

MUSLIMKU 2013

  • WpView
    Reads 101
  • WpVote
    Votes 7
  • WpPart
    Parts 9
WpMetadataReadMatureComplete Wed, Dec 12, 2018
Bak sajak kontemporer yang menggelayut diantara rindu dan amarah, disitulah kamu berada. Sebuah diksi pengantar rasa seorang perempuan yang merindui kekasih jauhnya. "Kekasih? Masihkah kita ini sepasang kekasih? Pantaskah dirimu kusebut kekasih? Pantaskah aku menjadi kekasihmu" Aku rindu kamu, tapi tidak bisa berbuat apa-apa.
All Rights Reserved
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Desahan Rindu
  • Coretan Literasi Tanpa Dedikasi
  • di akhir perang
  • • KECEWA ~
  • Sajak Rasa Tentangnya Yang Istimewa
  • KONSEKUENSI HATI
  • Kumpulan Puisi Inspiratif
  • ROMANSA KATA
  • Setulus Rasa Untuk Kehidupan
  • BERANDA GIRINDRA

"Mencintaimu adalah penghargaan yang luar biasa." Bukankah desahanku itu nikmat bagimu, Tuan? Lantas mengapa kau jahit mulutku? Terus saja mengambil dalih cinta sebagai pagar dari gelombang nafsu! Terus saja kau salahkan desahanku, tapi kau timang jemariku! Terus saja kau salahkan desahanku, tapi kau mandikan rambutku! Puisi adalah cinta, cinta adalah puisi Tak ada kata adalah yang berperan sebagai definisi Tak ada bahasa tubuh yang berperan sebagai penguasa ilusi Semua dirancang dengan peluh dingin, mengingat seberapa besar pasukan itu menguasai komposisi seraya mengatakan; "Desahanku, rambutku, jemariku, mulutku ... sudah melapor apa kepada sang Illahi? Rasakan!!" 🔼🔼 PUISI DESAHAN RINDU Puisi bergenre romance yang lorong waktu tokohnya sedang dirogoh oleh jari tengah kekasihnya. Pengekspresian rindu sampai pada sel-selnya akan dijeritkan dalam puisi ini!

More details
WpActionLinkContent Guidelines