It's About Me

It's About Me

  • WpView
    LECTURAS 939
  • WpVote
    Votos 290
  • WpPart
    Partes 10
WpMetadataReadContinúa
WpMetadataNoticeÚltima publicación sáb, ene 5, 2019
Dihargai dan menghargai Percaya dan kecewa Bahagia dan luka Menjadi satu perputaran kehidupan. Ketika seseorang yang kau anggap sebagai tiangmu untuk bangkit dari berbagai masalah namun pada akhirnya pergi meninggalkan banyak luka. Bagaimana rasanya? Terkadang tuhan punya banyak rencana untuk menuntun menemukan yang terbaik. Ikuti saja alur cerita dari Sang Pencipta. *** Seperti kisah hidup seorang Faiha Afsheen Nadrama Hidup dengan berbagai misteri. Hidup dengan kebohongan Hidup dengan kenyataan pahit yang dijalaninya. Semuanya berubah. Semenjak hari itu. Menyimpan rasa sakit itu sendiri mungkin lebih baik. Pikirnya. Hingga pada akhirnya waktu menuntunnya menemui takdir yang sebenarnya. Rank #5 changed Rank #4 changed
Todos los derechos reservados
#588
kesedihan
WpChevronRight
Únete a la comunidad narrativa más grandeObtén recomendaciones personalizadas de historias, guarda tus favoritas en tu biblioteca, y comenta y vota para hacer crecer tu comunidad.
Illustration

Quizás también te guste

  • Argasha [ON GOING]
  • Remember Me
  • All Secrets [End]
  • Breathe
  • 𝐀𝐋𝐈𝐕𝐄
  • Haruskah Mati? √PART LENGKAP [TERBIT]
  • 𝐁𝐫𝐨𝐤���𝐞𝐧 𝐇𝐨𝐦𝐞? {𝐄𝐍𝐃}
  • Fifa Story [END] ✔
  • Pilar Sendu
  • This Is My Dream

[BUDAYAKAN FOLLOW DULU BARU BACA] Kisah dua remaja yang sama-sama memiliki keluarga yang tidak utuh. Luka dan kecewa sudah seperti lauk sehari-hari. Tetapi setiap manusia memiliki sudut pandang dan caranya masing-masing dalam menghadapi masalah. Begitupun dengan keduanya. "Gue benci takdir. Gue benci tuhan, Ga" Arga menggelengkan kepalanya, "Lo boleh marah, Lo boleh membenci takdir. Tapi tidak dengan penciptanya, Sha." "Lo gak tau betapa beratnya jadi gue, Ga! Lo gak tau gimana susahnya buat senyum! Lo gak tau, Ga." Lirih Asha. "Asha, asal Lo tau. Ada jutaan manusia di bumi, setiap orang punya masalah nya masing-masing. Dan gak sedikit juga yang lebih susah dari Lo." Arga menggenggam erat tangan Asha. "Ikhlasin. Belajar untuk ikhlas. Dekatin diri Lo sama tuhan, maka Tuhan akan menemani Lo disetiap langkah Lo. Trust me, Sha." . . .

Más detalles
WpActionLinkPautas de Contenido