Rumah
  • WpView
    Reads 50
  • WpVote
    Votes 13
  • WpPart
    Parts 6
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Tue, Jan 8, 2019
Sekarang semua terdiam kaku, kita yang menjadi asing akan keadaan dulu. Kita saling terdiam seribu bahasa, tak ada satu katapun yang diutarakan. Semua berasa kaya mimpi, semua yang telah dibangun seketika runtuh sesaat. Apakah kau ingat perjuangan kita untuk mempertahankan ini semua, ketika banyak cobaan yang menyerang, tapi kita kuat buat mempertahankannya. Tapi kenapa sekarang kita lemah? Kita kalah sama keadaan. Tidak ada yang berhak di salahkan sebenarnya, semua adalah skenario terbaik yang allah kirim untuk menguji kita, agar kita lebih dewasa. Pergilah bersamanya, kau berhak bahagia. Jadikan aku seperti rumah, kemanapun kamu pergi dan jika ingin kembali baliklah ke rumah.
All Rights Reserved
#141
mengenang
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • SENGSARA
  • NONSENSE (COMPLETE)
  • Lelaki Berdada (Ketika Cinta Tak Direstui Tuhan)
  • dimana janji tersebut
  • Back story {𝕯𝕬𝕸 House 2}/// TAMAT
  • Natasya & Diego [End]
  • Maybe It's You(?)
  • My Junior My Love ✔️
SENGSARA

Tidak ada sesuatu yang berjalan sesuai rencana di dunia ini. Dengarkan... semakin lama kau hidup, semakin kau menyadari kemana pun kau melihat dunia ini hanya ada rasa sakit, penderitaan, dan kegagalan di dunia ini. Dimana ada cahaya, akan selalu ada bayangan yang bisa ditemukan Selama masih ada konsep pemenang, maka yang kalah juga akan ada. Keegoisan seseorang yang menginginkan perdamaianlah yang menyebabkan perang dan kebencian terlahir untuk melindungi cinta. Mereka semua saling berhubungan, membuat hubungan yang tidak bisa dipisahkan. Begitulah.. Tak menyangka akan begini jadinya, tak tau siapa dalang di balik semua ini, hingga orang orang yang disayangi semuanya meninggalkanku. Untungnya didikan sebagai anak yang disiplin dan pemberani menyelamatkan, hingga suatu saat didikan itu berlaku untuk masa depan. Dan pada akhirnya yang menang dan yang kalah tidak luput dari kesengsaraan.

More details
WpActionLinkContent Guidelines