Story cover for FRIENDZONE by AlyaFasya
FRIENDZONE
  • WpView
    Membaca 763
  • WpVote
    Vote 97
  • WpPart
    Bab 14
  • WpView
    Membaca 763
  • WpVote
    Vote 97
  • WpPart
    Bab 14
Bersambung, Awal publikasi Des 12, 2018
sama sama deket? sama sama nyaman? tapi cuma dianggap temen. ada? banyakkk! salah satu nya gue. iya gue. 

siapa sih yang gak kenal gue, cewek judes yang tiap hari kerjaannya marah marah atau ngerjain orang, ngeselin sih gue itu tapi yaa gue sans aja lah.
gue bukan tipe orang yang pinter pintar amat, tapi jangan ragukan kemampuan gue, karna gue juga gak bodoh bodoh amat:v

biasanya guru guru kenal ama gue karena gue itu tipe mudah bergaul dan berbaur dengan siapapun tanpa memandang umur eaaa:v

apalagi di masa masa SMA ini gue ngerasain jatuh cinta untuk pertama kalinya alias first time! gilak palingan cinta monyet:v 
kesalahan gue jatuh cinta sama orang yang dikejar ama temen temen gue. cuek aja gue, bersikap biasa aja. tapi yaa cemburu pasti ada, tapi lebih baik di pendam lah:")

maafkan kalo ada kesalahan dalam cerita ini dan banyak typo, karna aku baru pertama kali menulis wattpad kek ginian, dan doain ya semoga lancar. aamiin
Seluruh Hak Cipta Dilindungi Undang-Undang
Daftar untuk menambahkan FRIENDZONE ke perpustakaan kamu dan menerima pembaruan
atau
#498anakremaja
Panduan Muatan
anda mungkin juga menyukai
anda mungkin juga menyukai
Slide 1 of 9
He is not My Best Friend (End) cover
♚BEST FRIEND ZONE♚ cover
SKALA (Reana) COMPLETED cover
Disaster In Feelings cover
Be Mine [COMPLETED] cover
Second Sign cover
🎀Sahabat Jadi Cinta🎀  cover
Friendzone | END | cover
Always Protect You Noona cover

He is not My Best Friend (End)

21 bab Lengkap

Kata orang, persahabatan antara laki-laki dan perempuan tak semuanya berjalan mulus. Tahu kenapa? Ya, karena pasti akan terlibat sebuah perasaan. Perasaan yang entah itu hanya dimiliki satu orang saja, ibarat bertepuk sebelah tangan. Atau juga perasaan yang terbalas, istilahnya kedua-duanya memang memiliki rasa yang sama. Awalnya aku mengenyah hal tersebut, karena selama ini aku bisa hidup dengannya sejak kecil tanpa terlibat perasaan. Iya, itu pada saat aku masih menginjak kelas delapan sekolah menengah pertama. Waktu terus berjalan. Sampai pada akhirnya, perasaan yang ku genggam erat dan tak akan mungkin menyukai sahabatku sendiri, nyatanya pupus. Saat kelulusan kelas sembilan aku baru sadar. Kalau aku memiliki rasa sayang bahkan cinta pada sahabatku sendiri. Namun, sampai saat ini aku tidak tahu. Apakah kami memiliki rasa yang sama atau hanya aku yang memiliki rasa seperti itu? Jadi, apa ini akan berakhir cinta bertepuk sebelah tangan? Photo cover by pinterest. Created by me and don't copy my story!