Loving You

Loving You

  • WpView
    Reads 115
  • WpVote
    Votes 3
  • WpPart
    Parts 10
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Fri, Mar 22, 2019
WpInfo
Fiction
Romance
Wanita itu berhasil membuat Dewa menjatuhkanku dengan tendangan kaki kirinya, bahkan tanpa pertahanan sedikitpun. Duduk termenung di tepi pantai, sambil memeluk kedua kaki yang tertekuk mampu membuat konsentrasi saat latihan komite dengan Dewa menjadi buyar. Apa yang dipikirkan wanita itu? Kenapa dia? Karena dari tatapannya, tak nampak sedang menikmati keindahan yang terhampar di sekelilingnya. Dia terlalu muram untuk ukuran seseorang yang sedang berlibur, jika dia memang tengah berlibur. Dari warna kulit, raut wajah meski hanya terlihat dari sisi kanan, serta rambut hitam panjang sepertinya dia bukan warga keturunan apalagi warga asing. Wanita itu pasti salah satu warga Indonesia. Setelah meminta beristirahat dari latihan, aku mencoba berlari kecil di tepi pantai, dengan sengaja melewati wanita itu berharap mendapat perhatiannya. Jangankan dapat berkenalan atau mungkin caci maki karena seringnya saya menghalangi pandangannya, dia tak sedikitpun peduli dengan apa yang kulakukan. Aku meliriknya setiap kali melewati tempatnya duduk, tampak lelah terlihat di wajah ayu wanita itu. Rambut hitam panjangnya tergerai, melambai-lambai tertiup angin pantai. Pandangannya lurus ke depan, entah apa yang dilihatnya hingga tak satupun yang terjadi di sekelilingnya mampu mengalihkan tatapannya. Postur tubuhnya ideal dengan tinggi rata-rata wanita Indonesia, meski saya melihatnya duduk dengan kaki tertekuk. Wajahnya.. Indonesia banget, and I like it! "Hahahaha... Mas ngecengin cewek itu ya?" Sepertinya Dewa mengetahui maksud lari mondar-mandir yang saya lakukan. "Damn! Saya harus bisa berkenalan dengan dia. Tapi gimana caranya?" Keluh saya. "Jodoh pasti bertemu Mas. Afgan aja bilang gitu.." Dengan wajah tak berdosa, Dewa mengatakan hal itu. "Sialan kamu!" Rutukku.
All Rights Reserved
#80
beach
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • When Mr. Bossy Falling In Love
  • Semu [Completed]
  • A New Beginning
  • Sekali Lagi (End)
  • Because You..
  • Guilty Pleasure  [END]✓
  • Narasi patah hati
  • TOO LATE TO FORGIVE YOU | ✔ | FIN
  • SASHI
  • Asmara Jingga (Tamat)

Ketika sedang asyik menonton konser dan teringat akan tas jingjing kecil yang dibawa raib dari tangan, seketika itupula sosok di samping menjadi tertuduh. Adu mulutpun terjadi sehingga memancing semua orang menyaksikan, eh ternyata tas yang dicari tepat berada di bawah kaki gadis itu. Detik selanjutnya gadis itu tersenyum kaku dan kabur seketika itu pula karena merasa amat malu. Dan siapa sangka sosok yang dituduhnya telah mencuri tasnya itu satu kampus walau beda jurusan dengannya. Yang paling menyebalkan sosok itu ternyata preman kampus, bodohnya dia tak mengenali. Bagaimana caranya kabur saat tak sengaja bertemu dengannya? Dan bagaimana caranya menghindar ketika sosok itu mulai penasaran bahkan jatuh cinta padanya, bahkan memaksanya untuk mencintai balik? "Enggak, lo itu gak suka sama gwe, elo cuma mau bales dendam kan gara-gara gwe tuduh nyopet?" Teriak gadis itu "Kita liat saja nanti" sosok itu memperlihatkan senyum misteriusnya.

More details
WpActionLinkContent Guidelines