Story cover for SET OUR TIME by Zahtiliya
SET OUR TIME
  • WpView
    LECTURAS 13
  • WpVote
    Votos 0
  • WpPart
    Partes 3
  • WpView
    LECTURAS 13
  • WpVote
    Votos 0
  • WpPart
    Partes 3
Continúa, Has publicado dic 12, 2018
Jika dia ditanya, hal apa yang paling ia takuti di dunia ini, jawabannya adalah waktu. Dia tidak takut dengan hantu. Dia tidak takut dengan kematian. Hanya waktu yang dia takuti.

Kenapa?

Karena waktu adalah segalanya. Dimana ia akan membawamu ke masa depan atau pun masa lalu. Lalu tanpa kau duga, perlahan-lahan waktu akan membunuhmu. Membuatmu terperosok ke dalam jurang bernama kegelapan. Dan menghilang tanpa jejak.

Waktu juga dapat membawamu ke lubang kesedihan karena semakin lama waktu semakin cepat mengikis kebersamaanmu bersama orang yang kau sayangi.

Ruby hanya takut waktu. Dan tentunya takut ditinggal oleh orang yang dia sayangi.
Todos los derechos reservados
Regístrate para añadir SET OUR TIME a tu biblioteca y recibir actualizaciones
O
Pautas de Contenido
Quizás también te guste
Rasya Vs Rasyid [END] de SuciRRamadhan
88 partes Concluida
Tentang kita yang terikat dalam luka -Ketika aku yang kini sudah bukan tujuan mu untuk pulang- [ROMBAK TOTAL!!] Kata orang, Rasyid itu iblis berwujud manusia, Rasyid yang terkenal dengan sikan bengis dan arogan nya serta ketampanan dan kekayaan nya. Rasyid juga dikenal dengan wajah datar dan dingin tak luput mata tajam nya yang bagaikan elang setiap melihat manusia didepan nya. Kata orang, Rasya itu bidadari yang memiliki sikap berbanding terbalik dari seharusnya, wajah Rasya itu datar tapi manis, mata coklat madu nya bagai elang namun begitu candu, sikap dingin nya membuat orang segan namun berbeda bagi Rasyid. Rasya itu manusia paling menyebalkan bagi nya. Rasya itu cewe rapuh yang begitu kuat tameng nya. Rasya itu cewe paling cerewet baginya. Namun bagi Rasya, Rasyid itu kasar, arogan dan menyebalkan. Rasyid itu manusia yang paling sulit buka suara. Rasyid itu lelaki penipu yang ulung bagi nya. Rasya kira, Rasyid miliknya. Namun ternyata, Rasyid milik masa lalunya. _______ "luppo," bibirnya bergetar bersama air mata yang baru saja lolos dari kelopak, ia meraih tangan Rasyid. "ini bercanda aja kan?" Hening. Rasya tau bagaimana Rasyid, Rasya tau apa arti diam nya Rasyid. Lantas, apa semua ini nyata? "jawab, tolong. Cuma butuh satu kata dari luppo kok" tuturnya lagi berusaha senyum. "jangan diem aja! Jawab luppo. Ini drama kan?" tanya Rasya lagi terisak "JAWAB!" "IYA! dia pacar gue, kenapa?" Rasya diam membisu, lagi-lagi kepercayaan nya dipatahkan begitu saja, lagi dan lagi ia kembali di khianati oleh orang yang ia kira menjadi bagian masa depan nya nanti. Lagi lagi, Rasya terluka hebat. Luka yang dulu kembali terbuka lebar dan menyiptakan luka yang baru. "Jika bahagia mu tak bersama ku, mungkin sudah waktu nya kita untuk saling melepas diri. Bagaimana pun cinta mu takkan pernah nyata." ... ⚠CERITA INI MENGANDUNG KATA² KASAR! CERITA PERTAMA MOHON DI MAKLUMI, PLAGIAT MENJAUH!! CERITA MASIH AMBURADUL DAN TYPO BERTEBARAN! BELUM DI REVI
Quizás también te guste
Slide 1 of 10
TERA cover
NayaVa (END) cover
KHALILA AND OTHERS cover
AghaVela [SELESAI] cover
Hopeless [REPOST] cover
Valcano cover
CACING PITA cover
You Are Mine [Terbit] cover
Rasya Vs Rasyid [END] cover
Favorite Wound cover

TERA

37 partes Concluida

[Completed] Tera adalah gadis yang selalu menutup kesedihannya. Banyak rahasia yang disembunyikannya, demi menutup sesuatu dari orang lain. Intinya ia tak mau orang lain larut dalam kesedihan yang dialaminya. Dia sangat rapuh, jika orang lain melihat bahwa ia terlihat kuat maka semua hanyalah kebohongan. Hingga gadis itu bertemu dengan dia, seseorang yang mampu menghilangkan kesedihan di hidupnya. Semakin mengenal lebih jauh terkuak juga bahwa mereka merasakan luka yang sama. Mereka saling menyembuhkan. Namun semua itu hanya sementara. Pada akhirnya luka yang tak diinginkan kembali menyapa. Entah siapa yang memulai, intinya mereka sama-sama menang dan kalah. Garis takdir yang memang tak bisa ditebak oleh siapapun. Bersatu atau tidak hanya Dia yang tahu. Manusia hanyalah wayang dari cerita hidup. Seperti mereka yang sangat rumit.