We hebben onze Inhoudsrichtlijnen bijgewerkt.
Bekijk de nieuwste richtlijnen om veilig verhalen te blijven delen.
SET OUR TIME

SET OUR TIME

  • WpView
    reads 17
  • WpVote
    Stemmen 0
  • WpPart
    Delen 3
WpMetadataReadLopende
WpMetadataNoticeLaatst gepubliceerd maa, nov. 13, 2023
WpInfo
Fictie
Romantiek
Jika dia ditanya, hal apa yang paling ia takuti di dunia ini, jawabannya adalah waktu. Dia tidak takut dengan hantu. Dia tidak takut dengan kematian. Hanya waktu yang dia takuti. Kenapa? Karena waktu adalah segalanya. Dimana ia akan membawamu ke masa depan atau pun masa lalu. Lalu tanpa kau duga, perlahan-lahan waktu akan membunuhmu. Membuatmu terperosok ke dalam jurang bernama kegelapan. Dan menghilang tanpa jejak. Waktu juga dapat membawamu ke lubang kesedihan karena semakin lama waktu semakin cepat mengikis kebersamaanmu bersama orang yang kau sayangi. Ruby hanya takut waktu. Dan tentunya takut ditinggal oleh orang yang dia sayangi.
Alle rechten voorbehouden
Word lid van de grootste verhalengemeenschapOntvang persoonlijke verhaal aanbevelingen, sla je favorieten op in je bibliotheek en geef commentaar en stem om je gemeenschap te laten groeien.
Illustration

Je bent misschien ook geïnteresseerd in

  • Paradise
  • KHALILA AND OTHERS
  • Trapped in a wound
  • [END] WHAT WE HAVE PASSED TOGETHER?
  • REYRA🍁 [TERBIT]
  • Valcano
  • Favorite Wound
  • TERA
Paradise

(SUDAH TERBIT) PESAN DI SHOPEE LOVELYMEDIA. "Lihat saudaramu yang lain! Mereka berprestasi! Tidak buat onar! Membanggakan orang tua!" Baginya yang terbiasa dibandingkan dengan saudara sendiri, mendengar perkataan itu tak lagi menimbulkan sakit meski sesekali menangis dalam diam. "Woi cupu! Beresin nih sekalian buang sampahnya. Awas aja lo masih bisa santai disini." "Orang kayak lo emang pantes dapet temen?" "Makanya gak usah belagu! Dasar babu!" Lambat laun perkataan mereka tak lagi berefek pada hatinya, apa ini? Apakah ini yang disebut mati rasa? Ternyata ... setelah mati rasa pun ia tetap merasakan pahit yang sulit dijelaskan. Mengapa begitu banyak orang yang membencinya? Apa salahnya? Di mana letak kekurangannya? "Urus diri lo sendiri!" "Dasar manja!" "Qi, urusan abang bukan cuma kamu. Jangan egois." Ah, begitu. Ternyata di mata ketiga saudaranya pun ia terlihat manja dan menyusahkan. Bagaimana ini? Hatinya kini sudah pecah berkeping-keping, ia tak lagi merasakan dirinya sendiri. Harapannya ... sungguh sederhana, semoga kelak Ayah dan ketiga saudaranya dapat kembali menyayanginya. Semoga masa SMA-nya bisa seindah cerita novel yang ia baca. Semoga keinginan itu dapat ia rasakan sebelum ajal menjemputnya dengan paksa. .... Warning: violence, harsh word, bullying, suicide, etc. All picture from pinterest.

Meer details
WpActionLinkInhoudsrichtlijnen