Never click suspicious links
Reminder: Wattpad will never ask for passwords, payment information, or other sensitive account security details.
Diam
  • WpView
    Reads 99
  • WpVote
    Votes 1
  • WpPart
    Parts 5
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Sat, Mar 30, 2019
Rasa itu bisa datang kapan saja, dan rasa bisa datang kepada siapa saja. Hanyasaja, waktu yang terkadang tidak tepat mendatangkan rasa. ~~~~ Rasa yang selalu tersimpan, Rasa yang selalu dipendam, Akan keluar dengan sendirinya untuk bernafas. Rasa yang tidak tau sejak kapan disimpan, disusun rapih, agar tidak seorang pun yang tau, akhirnya akan terbuka. Akhirnya akan diketahui dari sang pemilik yang membuat rasa. Mengapa dengan menyimpan rasa membuat kita lelah? Membuat kita lemah? Membuat kita lalai? Membuat kita tidak menjadi diri sendiri? Pemurung? Sensitif? Ada apa dengan rasa? ^^^ Salam dari sang penyimpan rasa yang tak pandai mengungkap.
All Rights Reserved
#63
salma
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • To Heal
  • Selasa
  • The False Reality (TELAH TERBIT)
  • Antara Langit Dan Perasaan
  • For My Life (END)
  • Alur Semesta [END]
  • Semu [Completed]
  • EVIDEN (Republish)
  • kita dan waktu. [End]
  • 2 Reflection  ✔️
To Heal

Luka yang tak terlihat seringkali lebih menyakitkan daripada yang tampak. Alira hidup dengan dendam dan kebencian yang tak pernah padam, terutama kepada ayahnya-orang yang telah merenggut ibunya. Diasuh oleh keluarga yang memperlakukannya berbeda, ia tumbuh menjadi gadis yang dingin, keras, dan tak ingin bergantung pada siapa pun. Namun, segalanya berubah ketika Aidan kembali ke hidupnya. Sahabat kecilnya yang dulu ia anggap telah menghilang kini berdiri di hadapannya, membawa cahaya yang nyaris padam dalam dirinya. Aidan tak hanya ingin kembali berteman-ia ingin mengubah Alira, membuatnya percaya bahwa luka bisa sembuh dan masa lalu tak harus selalu menjadi beban. Tapi, bisakah seseorang benar-benar pulih dari luka yang sudah terlalu dalam? Ataukah Alira akan tetap terjebak dalam bayang-bayang masa lalunya? Di tengah konflik keluarga, geng sekolah yang menambah kekacauan, serta perasaan yang mulai berubah, Alira harus menemukan jawabannya sendiri. Karena terkadang, perjalanan untuk pulih justru lebih menyakitkan daripada lukanya sendiri.

More details
WpActionLinkContent Guidelines