SEE YOU AGAIN

SEE YOU AGAIN

  • WpView
    Reads 36
  • WpVote
    Votes 0
  • WpPart
    Parts 3
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Wed, Oct 2, 2019
Cerita ini merupakan kisah seorang perempuan asli Indonesia yang sudah lama tinggal di negara Ginseng, Korea Selatan untuk menggapai cita-cita nya dalam bidang theater drama hingga pada akhirnya, Catriona Disney, atau "Cat" mengalami berbagai macam kejadian diluar rencana nya, hingga pada akhirnya, Cat memutuskan untuk mengambil keputusan terberat dalam hidupnya agar bisa memiliki kehidupan normal kembali seperti dulu kala. Nasib dan takdir yang tak satupun manusia bisa mengubahnya. YoungJi, satu-satunya public figure kesukaan Cat yang sudah lama dinantikan untuk bisa bertemu dengannya saja sudah lebih dari cukup. tapi, apa jadinya jika tanpa disengaja ternyata sosok inilah yang mengacaukan kehidupan tentram Cat selama di Korea ? Ditambah dengan kehadiran Seungjae, sahabat Cat yang sudah berteman dengannya sejak awal masa Perkuliahan dirinya selama di Korea, yang ternyata diam-diam SeungJae juga menyimpan banyak rahasia yang selama ini tidak diketahui Cat. Hingga akhirnya Cat pun memutuskan untuk menjauh dari SeungJae beberapa waktu.
All Rights Reserved
#263
seoul
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • HORROR PICNIC
  • EXCESSIVE [EXO BTS  WANNAONE NCT FANFICTION] DROPPED
  • ADMIRE
  • Echoes of the past [END]
  • •Ring-Love• [Irene X Seokjin]
  • LIFE, LOVE AND SIN-WON(ON GOING)
  • Magic Hour [SeulRene] ✓
  • Cigogne D'Argent Castle

Salju turun terlalu lebat malam itu di pinggiran Gangwon, membungkus sebuah vila megah dalam kesunyian yang mencekam. Di dalam bangunan bernilai miliaran Won tersebut, aroma wine mahal bercampur dengan bau besi yang amis bau darah yang masih hangat. Tuan Park menatap pantulan dirinya di dinding kaca yang retak. Di belakangnya, tawa anak - anaknya yang biasanya mengisi ruangan kini telah bungkam selamanya. Tidak ada teriakan. Hanya ada keheningan yang menyesakkan seolah dinding - dinding marmer itu sendiri yang menyerap suara mereka. Ia tahu, tanah tempat bangunan ini berdiri tidak pernah menginginkan keberadaan mereka. Vila ini cantik, namun ia memiliki "perut" yang lapar akan nyawa. Sambil menggenggam erat sebuah kunci perak di tangannya, Tuan Park membisikkan janji terakhir sebelum kegelapan benar - benar menjemputnya. "Siapa pun yang masuk... tidak akan pernah benar - benar bisa pulang." Dua puluh tahun kemudian, kunci itu kembali berputar di lubangnya. Dan pintu vila terbuka untuk menyambut tamu - tamu baru dari seberang lautan.

More details
WpActionLinkContent Guidelines