My Seventeen

My Seventeen

  • WpView
    Reads 43,739
  • WpVote
    Votes 2,656
  • WpPart
    Parts 62
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Thu, Dec 16, 2021
"Setelah ini, kehidupan gue nggak bakalan tenang seperti yang udah gue rencanain. Gue yakin, gue target buli selanjutnya" _ Abelyn _ Dan persis seperti dugaan, juga rencana gue. Pancaran mata yang tadi pagi natap gue dengan berani sekarang berubah. Dia ketakutan, dan itu ngebuat gue ngerasa puas sekaligus senang. Now i get you girl kata gue pelan sambil tersenyum sinis ke arahnya. _ Aron _ 🚫 Cuma cerita biasa, just for fun, maklumkan kalau ceritanya gak sesuai eskpetasi awal kalian karena ini karya pertama penulis. 🚫 Biarpun cuma cerita abal-abal bin pasaran, tapi jangan diplagiat😁
All Rights Reserved
#47
buli
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • (Not) A Dream School (On Going)
  • Arcus & Raine [On Going]
  • LENATHAN (hiatus)
  • DRABIA [END]
  • Possesive Playboy
  • My love story
  • Still You [END]
  • KEANA
  • PACARNYA BOO (Sudah Terbit)
  • ANOTHER LIFE ||RENJUN [REVISI]✓

Pernah punya masalah dengan Bad Boy sekolah? Gimana rasanya? Yang pasti bakal penuh drama kan? Lo yang tadinya pengen ngejalanin sekolahan dengan tenang aman tentram dan damai tanpa ada masalah sedikitpun tapi malah jadi rumit hanya karena seseorang. Itulah yang di rasakan oleh seorang siswi bernama Aila, yang harus mengikhlaskan kehidupan damainya ketika bertemu dengan sang penguasa Cakrawala. Elang. 😂 *** Langit kini mulai menggelap. Bukan karena malam yang akan tiba, melainkan mendung yang bergemuruh karena akan segera hujan. "Elang--" "Aila, gue sayang sama lo. Jaga diri baik-baik ya, soalnya gue mau tidur dulu." "Lo ngomong apas-- Eeh Elang? Elang buka mata lo!" Gadis itu, Aila terus menepuk pipi lelaki dalam pangkuannya yang kini sudah tak sadarkan diri. "Elang bangun! Lo mau liat gue mati kehujanan? Heh! Bangun!" rintik hujan yang mulai berjatuhan membuat Aila semakin tak karuan khawatirnya. "Lo kalo sayang sama gue, bangun bego! Biar gue bisa bales. Bangun Elang!" Perlahan suara Aila bergetar. Air matanya pun luruh bersamaan dengan derasnya hujan. Seragam putih Aila yang tadinya hanya terdapat noda darah dibeberapa bagian kini jadi memerah menyeluruh karena hujan. Aila menatap nanar sekelilingnya, jalanan kini sudah dipenuhi genangan air hujan berwarna merah karena bercampur dengan darah para manusia yang terkapar disana. Lalu tak lama, bunyi sirine terdengar saling bersahutan. Hari ini, untuk pertama kalinya dalam hidup Aila benci pada Hujan, petugas keamanan dan petugas medis yang datang terlambat. *** . . . So yuk kita intip gimana kisah kasih di sekolah seorang Aila Pratiwi Adyatama. Yang bertemu dengan sang Bad boy sekolah;) See u👋

More details
WpActionLinkContent Guidelines