Puisi Yang Tak Pernah Kau Baca

Puisi Yang Tak Pernah Kau Baca

  • WpView
    Reads 14,044
  • WpVote
    Votes 653
  • WpPart
    Parts 54
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Fri, May 29, 2020
WpInfo
Fiction
Romance
Tak peduli seberapa jauh kukenang sebuah tempat, kejadian, waktu, dan situasi perasaan di masa itu, kau sekarang tetaplah sebuah angan yang tak lagi memberiku kesempatan. Instagram - Tumblr : @gilangraksaa #PYTPKB
All Rights Reserved
#5
poets
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • AKSA
  • Jatuh Cinta itu Luka
  • KITA
  • MENCINTAIMU, SEINDAH TUHAN MENCIPTAKANMU
  • Telatkah Kukatakan Ana Uhibbuka Fillah (Sudah Terbit)
  • Filosofi Semesta (COMPLETE)
  • SajakSesak 2 [Arief Aumar]
  • Kepada sang pencipta rindu
  • Surat Cinta untuk Diriku Sendiri
  • Kisah Nyata Dalam Mimpi
AKSA

[Pemenang Wattys 2020 Kategori Young Adult] Semenjak terjadi insiden di mana puisi cintanya tiba-tiba saja terpampang pada halaman majalah dinding sekolah, Pelangi tidak lagi dapat menjalankan kehidupan remajanya dengan tenang. Semuanya berantakan dan penuh permusuhan. Berbagai macam permasalahan pun timbul secara terus-menerus dalam bentuk teka-teki yang belum bisa ia penuhi. Tentang siapa yang berusaha menjebak dengan cara mempermalukan lewat puisi cintanya yang telah lama basi. Tentang laki-laki manis yang dikenal baik namun sempat saja dicurigai. Tentang perempuan yang menuntut dendam karena membenci laki-laki yang mematahkan hati. Juga tentang laki-laki, yang singgasananya Pelangi hancurkan atas dasar mengkhianati. Diam-diam dalam lubuk hatinya yang sudah tak peduli lagi antara yang benar maupun salah, Pelangi hanya berharap. Semoga permasalahannya ini tidak membawanya terlalu jauh. Sebelum semuanya berhenti dan tidak mampu lagi diperbaiki. #1 Loveyourself #1 Loveyourselfid #1 Kesehatanmental

More details
WpActionLinkContent Guidelines