Dont Touch My Girlfriend

Dont Touch My Girlfriend

  • WpView
    Reads 118
  • WpVote
    Votes 7
  • WpPart
    Parts 4
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Tue, Dec 18, 2018
Hai Sobat,apa kabar semua(?) mudah-mudahan sehat selalu ya. Btw kenalin gw Rikho Antika readers baru. Umur gw baru 15tahun,gw tinggal ditanjung pinang. Gw mau coba bikin cerita yahh mungkin cerita ny pendek kali yak. Gw buat cerita ini karena terinspirasi dari kawa gw Maya Anjanie.Dia juga seorang readers baru,dia udh buat beberapa cerita,eh bukan cerita lebih tepat nya puisii bisa kalian baca di ranianjanie. Ok,mungkin sedikit tentang gw,gw mulai aj cerita nya ya.
All Rights Reserved
#189
katakatabijak
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  •  HAZELA
  • Sepasang Sepatu Tanpa Arah [END]
  • IN THE END ✔
  • BUCIN SMA
  • ANANTA [COMPLETED]
  • Rumah Sepasang Luka ✓
  • Couple Youtuber
  • Kembar Berbeda || Haechan [TERBIT]
  • Garis Takdir Bad Girl
  • Story of My Life With You
HAZELA

Hazela oleh sweedzz_ Hazela Abraham lahir sebagai seorang kembar, tapi hidupnya tak pernah seimbang seperti seharusnya. Di antara dua wajah yang serupa, hanya satu yang selalu mendapat cahaya. Dan itu bukan dirinya. Sejak kecil, Hazela terbiasa menjadi bayang-bayang Bianca, saudara kembarnya yang sempurna, cerah, dan selalu dicintai semua orang. Termasuk oleh Samudra, lelaki yang Hazela panggil kekasih, namun tak pernah benar-benar membuatnya merasa menjadi satu-satunya. Setiap hari adalah perjuangan. Perjuangan untuk didengar, diperhatikan, bahkan sekadar diakui. Samudra selalu ada... tapi tak pernah untuk Hazela. Hatinya, langkahnya, dan keputusannya, semuanya selalu condong pada Bianca. "Kamu bisa ke kantin sendirian, kan?" Kalimat yang seharusnya biasa, tapi terdengar seperti tamparan ketika disampaikan oleh orang yang kau sebut rumah. Hazela tidak butuh dunia. Ia hanya ingin satu hal: dianggap penting, walau hanya sekali. Ia bukan meminta dunia. Ia hanya memohon tempat kecil di hati seseorang yang katanya mencintainya. "Jadiin aku prioritas kamu, Sa... sekali saja, sebelum aku tidur untuk selamanya." "Kamu prioritas aku, Zel... tapi sekarang, menjaga Bianca lebih penting daripada kamu." Ketika cinta menjadi luka, dan kehadiran menjadi beban, apa yang tersisa dari sebuah hubungan? Akankah kamu tetap bertahan mencintai seseorang yang tak pernah memilihmu? Hazel hanya punya satu permintaan sederhana sebelum segalanya terlambat: "Berikan aku kebahagiaan, sebelum aku pergi. Itu saja."

More details
WpActionLinkContent Guidelines