Benarkah Ini Hijrah?

Benarkah Ini Hijrah?

  • WpView
    Reads 173
  • WpVote
    Votes 22
  • WpPart
    Parts 2
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Tue, Dec 18, 2018
Mereka berdua masih terdiam membisu memandangi jalan raya yang masih terlihat basah karna guyuran hujan. Hingga akhirnya Ginal memecahkan keheningan, dengan memulai pembicaraan. "Jadi kenapa ko bisa takut dekat dengan saya?" "Banyak alasannya." Ujar Cacha. "Misalnya?" Tanya Ginal seakan memaksa Cacha agar berbicara lebih banyak. Cacha kemudian berbalik, dan melihat tajam ke arah Ginal, kemudian Ia memalingkan kembali tatap matanya ke arah jalan raya. "Di satu sisi, sa sudah pilih untuk Hijrah. Jadi seharusnya, sa nda boleh dekat dengan laki-laki, siapapun itu." Ujar Cacha. "Tapi di lain sisi, sa nda bisa sembunyikan kalau memang ada perasaanku sama kau, semakin lama semakin besar, dan bukan hal yang mudah untuk berdiri di antara dua hal ini." Kata Cacha yang kemudian di iringi dengan butir airmata yang meleleh di pipinya. Kemudian Cacha melanjutkan. "Sehingga kadang sa selalu bertanya dalam hati, benarkah ini Hijrah?" Katanya sembari menatap mata Ginal.
All Rights Reserved
#54
shool
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • ARTAN
  • ALESYA (END)
  • Kisah Kita (CS)
  • Semu [Completed]
  • Badai Tak Berujung [ON GOING]
  • ISN'T IT STRANGE?
  • VIDE
  • Essentialy Love (SELESAI)
  • Aku, Kamu dan Hujan
  • (Not) A Dream School (On Going)
ARTAN

[WAJIB FOLLOW SEBELUM BACA!] *** Tentang gadis cuek dan laki-laki absurd tak bisa diam bak cacing kepanasan. *** Bayangkan bagaimana rasa nya jika kehidupanmu berubah secara tiba-tiba? Itulah yang di alami seorang gadis bernama Naisha Nazira Maheswari. Hal ini terjadi setelah ia diganggu oleh si brandal sekolah baru nya. Hal yang paling menyebalkan adalah, ketika hari-harimu dikacaukan oleh seseorang yang tidak pernah terpikirkan sebelum nya. Disinilah awal pertemuan dan kisah tak terlupakan antara seorang gadis cantik, ambisius terhadap pelajaran dan ratu matematika dengan seorang Artan Mahesa Shankara. Laki-laki berandal, penguasa sekolah, ketua geng, dan selalu membuat onar tentunya. *** "GUE BENCI SAMA LO!" Teriak Naisha. "Hah, cinta?" "Congekan ya lo, kampret!" Umpat Naisha geram. "Iya, gue juga cinta kok sama lo.." *** "Lo udah suka, kan, sama gue?" Tanya lelaki itu percaya diri. Naisha melirik malas, "Najis! Lo bau ketek, congekan, rambut acak-acakan, jigong lo juga tuh tebel. Ga minat gue." Maki Naisha, mampus. "Gue heran, gimana bisa, sih, lo se-percaya diri itu?" "Iya karena gue ganteng, apalagi lah?" "Gantengan juga tukang kebun gue daripada monyet kayak lo!" "Mulut lo durhaka banget boncel!" Gemas Artan sambil menyomot bibir tipis Naisha. ***

More details
WpActionLinkContent Guidelines