We've updated our Content Guidelines.
Review the latest guidelines to keep sharing stories safely.
Antologi Puisi Pena Kebebasan

Antologi Puisi Pena Kebebasan

  • WpView
    Reads 366
  • WpVote
    Votes 22
  • WpPart
    Parts 22
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Wed, Jun 12, 2019
WpInfo
Poetry
Antologi Puisi Pena Kebebasan, Kita bebas berkata-kata di era Millenial ini maka jadikanlah kata-katamu suatu hal yang positive, memotivasi, membela kebenaran, kita bebas tapi ingat, tetap jaga kata-kata kalian karna kata-kata adalah senjata, kata-kata adalah keberanian. Note : Jangan lupa follow IG kita ya di @penakebebasan dan Subscribe channel youtube kita di "Pena Kebebasan" Thank's for support Enjoy Reading
All Rights Reserved
#12
sajakliar
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Aksara Tak Bertuan
  • Kata Baper「Quotes」
  • Filosofi Semesta (COMPLETE)
  • Kau Puisi
  • SajakSesak 2 [Arief Aumar]
  • Daily Quotes
  • KONSEKUENSI HATI
  • Sajak Sang Pemimpi
  • Coretan Pemikat
  • Tentang Sebuah Rasa [SUDAH TERBIT]

Di sini, tak semua kata harus rapi, tak semua rasa harus dijelaskan. Aksara Tak Bertuan adalah kumpulan puisi yang menggambarkan segala yang terbuang, tersembunyi, dan terlupakan, dari luka yang memar, cinta yang tak pernah cukup, hingga amarah yang membakar jiwa. Di antara harapan yang terkikis, ada kejujuran yang sulit diungkapkan, korupsi yang merusak keadilan, dan sindiran tentang dunia politik yang kadang lebih mirip drama sinetron daripada kenyataan. Dari ketidakpastian hingga kebenaran yang terlupakan, Aksara Tak Bertuan menyajikan sebuah kekacauan yang justru memberi kebebasan. Di sini, tidak ada yang terlalu lurus, tak ada yang terlalu indah, hanya kata yang menari liar, bebas dari aturan dan batas. Catatan penting: Jangan dijiplak, ya. Nanti aksaranya ngamuk, lompat dari kertas, terus nendang-nendang inspirasimu! Berkaryalah dengan hati, biar karyamu punya nyawa sendiri, bukan cuma bayangan dari karya orang lain. Kalau gagal? Nggak apa-apa, yang penting nggak nyontek! Disclaimer: Puisi ini random banget, tergantung isi hati, pemikiran, dan mood penulis. Jadi, kalau tiba-tiba ada puisi galau di tengah-tengah puisi yang lucu, jangan kaget! Penulisnya kadang nulis sambil merenung, kadang sambil ngemil mie instan. Hasilnya? Ya begini, aksara rasa bumbu spesial, dan ya... Kadang ada keresahan penulis soal dunia. Kadang ada tentang cinta, kadang ada tentang harga cabai naik, kadang juga ada tentang pemilu yang bikin pusing. Penulisnya bebas banget Kalau lagi galau, puisinya nangis. Kalau lagi lapar, puisinya ngomongin keadilan sosial buat semua perut! Warning: Puisi ini isinya sangat berat, jadi yang baca jangan baperan, ya. Kalau tiba-tiba galau atau tersinggung, itu artinya puisinya kena di hati kamu. Jangan salahin penulisnya, salahin perasaanmu sendiri! Apalagi kalau udah berbau agama atau politik, hati-hati kalau tiba-tiba merasa disindir. Ingat, ini puisi, bukan kode keras buat hidup kamu! 😉✨

More details
WpActionLinkContent Guidelines