Rafka

Rafka

  • WpView
    Reads 17
  • WpVote
    Votes 4
  • WpPart
    Parts 1
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Fri, Dec 14, 2018
"ALFAAAAAN!" Kayla berteriak begitu ia sampai di kelas nya, mata nyalangnya mencari keberadaan Alfan, dan yang di cari sedang tidur di pojok dekat tembok di meja nya. Kayla berjalan ke arah Alfan, ingin rasanya Kayla menjambak rambut cowok itu, dan mencakar mukanya. "Heh!" Kayla memukul meja, sampai Alfan terlonjak kaget, dan terbangun dari tidur ya. "Astagfirullah" Alfan mengusap dada nya. "jahat banget kamu Al, masa batagor yang kamu kasih pedes banget! Mana minumannya kamu bawa lagi, dan makanannya belum kamu bayar!" celoteh Kayla panjang lebar. Alfan terkekeh. "Malah cengar cengir" "Iya, iya, maaf ya Kay" Kayla meliapat kedua tangan nya di dada, dan memalingkan muka "Gak!" "Jangan gitu lah Kay" "Pokonya enggak" "Manja banget sih, gitu aja marah, gak mau maafin, yaudah bodo amat!" ketus Alfan, Kayla menoleh heran, perasaan yang di jahili siapa, yang m lagi marah siapa, kenapa Alfan yang ngambek?.
All Rights Reserved
#468
kayla
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • It's me, Fania (on-going)
  • LOVE STORY QIANARRA
  • AEL
  • Tingkat Tiga
  • Senior
  • Arsyilazka
  • Kamu
  • THE CLIMB [Completed]
  • ON SIGHT (Completed)
  • Still You (Completed)

Brukk! Fania Alenina Casshandra menendang pintu kelasnya dia masuk dengan emosi yang menggebu-gebu kedua tangannya berkacak pinggang dan berjalan kesana kemari, sembari menggigit jari jempolnya. "Keluar semua!" Suara dingin dan tajam menggelegar didalam kelas semua siswa-siswi berhamburan keluar sebelum nyawa mereka menjadi taruhannya. Fania hendak keluar namun tangannya dicekal dan ditarik hingga pinggangnya terpentok oleh meja guru. "Kemana?" tanya Kalingga Rafenda Valeron menutup pintunya, membiarkan mereka hanya berdua didalam kelas. "Lo bilang keluar?" Fania mendongak membalas tatapan Lingga. Lingga mendengus."Kecuali lo sayang,"

More details
WpActionLinkContent Guidelines