Memory Of Love
  • Reads 181
  • Votes 37
  • Parts 20
  • Reads 181
  • Votes 37
  • Parts 20
Ongoing, First published Dec 14, 2018
Kehilangan ingatan mungkin sesuatu yang sangat menyakitkan oleh sebahagian orang , tak mengenal siapa keluargamu, dan siapa orang orang yang kau sayangi.

Tapi bagiku mungkin ini takdirku yang harus kehilangan memori masa lalu ku, dan mempunyai keluarga yang baru, keluarga yang begitu menyayangiku seperti anaknya sendiri.

Sesuatu yang besar terjadi padaku, merubah segalanya dan membuka kenangan lama.
All Rights Reserved
Sign up to add Memory Of Love to your library and receive updates
or
#116caixukun
Content Guidelines
You may also like
You may also like
Slide 1 of 10
My Possessive (ex) Fiancé cover
Transmigrasi Seksi Bumil  cover
Hyper cover
Trapped With My Brother Friend cover
Dark Love cover
Hello, KKN! cover
NDORO KARSO (DELETE SEBAGIAN)  cover
FORBIDDEN DESIRE (21+) cover
Love from Sleeping Beauty  cover
Abigel of Scandal cover

My Possessive (ex) Fiancé

15 parts Ongoing

INI NOVEL ADULT ROMANCE 21+, JANGAN ASAL BACA BAGI KALIAN YANG BELUM CUKUP UMUR. •••• "Mau nikah dulu, atau kawin dulu? saya bisa semuanya? Pilih saja Nadi." •••• Nadine Savaira (24 tahun) memutuskan kabur sejauh-jauhnya setelah membatalkan pertunangannya secara sepihak. Ia kemudian tinggal di sebuah desa yang begitu asri dan saling bergantung satu sama lain. Setelah menyelesaikan kuliahnya, Nadi langsung bekerja sebagai pegawai Puskesmas disana. Suatu hari Nadi ditugaskan ibu lurah untuk menyambut seorang dokter baru di kampung mereka. Dia dokter yang sangat tampan, berusia 29 tahun. Di pertemuan pertama, dia sudah membisikkan tepat di telinga Nadi, kata-kata yang membuat bulu kuduknya berdiri. "Tertangkap Nadi" Dia lelaki itu, mantan calon suaminya Nadi, pemilik tatapan yang sangat tajam. Dosa Nadi padanya adalah, Nadi kabur saat mereka akan menikah. Dan sekarang lelaki itu tampaknya ingin membalas dendam atas masa lalu tidak menyenangkan itu. Ikuti kelanjutan kisah Nadine Savaira, Barra Dominic Arnault, dan Ravindra Albaraq W.