"Tin...jangan mengejek temanku, mereka tidak menjijikan tapi kaulah yang menjijikan, kau kesepian dan tidak punya teman" Can marah menatap tajam sesorang didepannya tidak lain adalah Tin
"temanmu gay, dan mereka menjijikan!" kubalas senyum smirk dan pergi meninggalkannya "bagaimana kalau kau lebarkan pahamu untukku?"
•••
"apa aku bisa mempercayai dia?"
"bolehkah aku mempercayaimu?" tulisan tangannya yang dia letakkan depan kaca mobilku, anganku kembali ke masa itu.
"Can, aku menyukaimu..." pipinya bersemu merah, dia terlihat kikuk.
All Rights Reserved
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
pernah ngebayangin gak sih? tiba-tiba lu jadi deket banget sama kang cilok gara-gara sakit hati?
yang pengen tau cerita selanjutnya pantau terus cerita ini🫶🏻
#joongdunk