BEKU
  • WpView
    Reads 299
  • WpVote
    Votes 56
  • WpPart
    Parts 9
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Thu, Dec 20, 2018
"Bukan jarak yang membuat seseorang jauh, melainkan kebisuan." Kebisuan yang membuat kedua orangtua Ana jauh. Entah sampai kapan kebisuan itu tercipta, terkadang Ana berharap semesta memberikan ia kekuatan untuk terus berusaha menyatukan kedua orangtuanya. Semenjak masalah itu hadir mampu membuat gadis yang bernama Anatasha Syakilla yang periang dan ceriaa kini menjadi gadis pendiam dan tertutup. Seolah olah sinar yang dulunya ada didalam diri Ana tiba tiba redup begitu saja. Ketika Ana bertemu dengan seorang laki laki yang bernama Rafli Pratama. Laki laki yang terkenal dingin dan tidak peduli dengan sekitarnya kini menjadi alasan Ana tersenyum kembali. Hanya kepada Ana sifat Rafli berubah 180°. Apa Rafli benar benar jatuh hati pada gadis lugu itu atau ada alasan lain yg membuat ia mendekatinya? "Kehadiran mu menjadi penawar lukaku, tapi kehadiranmu juga yang ternyata membuat lukaku lebih mengaga dari sebelumnya." -AnatashaSyakilla. Penasaran? Baca yuk ceritanya!😊
All Rights Reserved
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • STORY OF ZARA
  • A L U N A [END]
  • RAKA [Completed] ✓
  • ANTARA KITA
  • Si Cuek & Si Manis [END]
  • Rendra & Lila [END]
  • SYAKILA
  • Presence
  • SELF LOVE
  • 𝐑𝐀𝐅𝐀𝐍𝐈𝐀

[Budayakan follow dulu baru membaca!] •Razuenna Kizara• "Setiap saat kehidupan akan berubah Kadang bersinar dan kadang terang Hiduplah sepenuh hati Waktu mungkin tak akan kembali lagi Yang mencintaimu sepenuh hati sulit untuk ditemukan Yang tidak kau temukan itulah yang terbaik" •Maulana Bagas Pratama• "Kau terlalu menggengam erat tangan ku sehingga Tuhan tidak mengizinkan kita untuk bersatu namun pada akhirnya aku kembali padamu namun dengan perasaan yang berbeda" •Reynald Alexander• "Mataku terlalu buta untuk membedakan yang benar dan yang salah, maaf kan aku"

More details
WpActionLinkContent Guidelines