Tika Angkasa Mulai Redup

Tika Angkasa Mulai Redup

  • WpView
    LECTURES 1,953
  • WpVote
    Votes 227
  • WpPart
    Chapitres 10
WpMetadataReadEn cours d'écriture
WpMetadataNoticeDernière publication dim., juin 13, 2021
Hanya puisi sedakwat pena. Secebis madah kehilangan akhirnya. Kubiarkan teduh payung menjadi zulumat dinginnya awan tikala senja. [ P O E T R Y ]
Tous Droits Réservés
#215
poetry
WpChevronRight
Rejoignez la plus grande communauté de conteursObtiens des recommandations personnalisées d'histoires, enregistre tes préférées dans ta bibliothèque, commente et vote pour développer ta communauté.
Illustration

Vous aimerez aussi

  • Bukan Yang Terbaik (COMPLETE)
  • Tali Iris [C]
  • That Mr Arrogant Is My Husband!  ✅
  • Apabila Hati Berbicara ✔︎
  • Her  Bad Boy - [ɌȺF]
  •  Puisi Si Bisu. (Completed)
  • Taming The Bad Girl
  • PUISI TAK FABULOUS
  • Luluh Kasih Semedera
  • EBOOK: Tengku Adam Mikhail

Teringat langkah yang telah dilalui, Terlalu berat untuk diceritakan, Sehingga terasa beban untuk tunjukkan semangat, Sekian lama, Jiwa ini seakan-akan mendebu ke langit, Sehingga aku kebingungan, Apakah ini takdir yang ditakdirkan? Dan aku di sini masih tertanya, Mengapa hujan di luar sana persis benar seperti aku? Dan dari situ aku mula ceritakan kepada bulan dan bintang, Tentang rasa ini, Terima kasih. "Kalau awak rindukan saya, awak cuba pandang langit malam. Nanti kalau muncul wajah saya disitu hilanglah rindu itu" Manusia yang sifatnya mengecewakan atau kita yang terlalu berharap?

Plus d’Infos
WpActionLinkDirectives de Contenu