365 Days Husband

365 Days Husband

  • WpView
    Membaca 836
  • WpVote
    Vote 22
  • WpPart
    Bab 12
WpMetadataReadLengkap Min, Des 30, 2018
" Bahkan orang yang awalnya membenci pun, bisa saling jatuh cinta, dan orang yang saling cinta pun bisa membenci. " Ujar pria bertubuh tinggi kepada seorang gadis yang saat ini berdiri membelakanginya. " Kalau begitu, biarkan kita saling membenci. Agar bisa saling mencintai. " Gadis itu berbalik dan menatap mata pria itu dengan hangat Sharon untuk Adnan... hai baca cerita baru ku jangan lupa vote dan komentar...
Seluruh Hak Cipta Dilindungi Undang-Undang
#193
calonimam
WpChevronRight
Bergabunglah dengan komunitas bercerita terbesarDapatkan rekomendasi cerita yang dipersonalisasi, simpan cerita favoritmu ke perpustakaan, dan berikan komentar serta vote untuk membangun komunitasmu.
Illustration

anda mungkin juga menyukai

  • Awas Jatuh Cinta
  • Benci Jadi Cinta [On Going]
  • LEITHLEACH
  • Badai Tak Berujung [ON GOING]
  • DabLove [Completed]
  • Cinta AFIKA [Tâmât]✓
  • Untitled
  • YOLUTA
  • Love Or Hate(End)

"Lo lupa, Vyora? Dulu pas kecil lo main nikah-nikahan sama gue. Inget kita belum cerei." "Hah?! YANG BENER AJA, ZAVIO?!" *** Bagi Vyora, jatuh cinta adalah risiko paling berbahaya. Sekali terluka sudah cukup dan dia tak berniat mengulang kesalahan yang sama. Karena itu, Vyora kira masuk ke SMA Kartanama Bangsa, sekolah favorit dengan murid-muridnya yang pintar, adalah pilihan aman. Nyatanya, itu awal dari kekacauan. Di sana ada Zavio. Cowok menyebalkan yang entah kenapa selalu mengusik hidupnya, seolah Vyora adalah musuh lamanya. Belum sempat bernapas, Vyora malah terseret urusan Olpres Karsa---kelompok siswa berprestasi berkedok ekstrakurikuler kebanggaan sekolah---yang diam-diam terlibat persaingan antar sekolah. Semakin dalam Vyora menggali kebenaran, semakin jelas satu fakta mengerikan---semua kekacauan ini berakar padanya. Di tengah tekanan dan rahasia yang saling bertabrakan, Vyora mulai menyadari bahwa perasaan bukan sesuatu yang bisa dia kendalikan sepenuhnya. Katanya benci dan cinta itu bedanya cuma sedikit, setipis kulit bawang. Kalau terlalu cinta bisa jadi benci. Juga sebaliknya, kalau terlalu benci bisa berubah jadi cinta. Jadi, sebelum perasaan itu tumbuh terlalu jauh... awas jatuh cinta, ya!

Detail lengkap
WpActionLinkPanduan Muatan